Kebakaran Lahan Mendominasi Kasus Kebakaran di Sumenep

  • 09 Sep 2026 12:05 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Kebakaran lahan mendominasi kejadian kebakaran di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, sepanjang Januari hingga September 2026.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemadam Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumenep, Sugiyanto mengatakan, selama periode tersebut tercatat sebanyak 136 kejadian kebakaran.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 127 kejadian merupakan kebakaran lahan, sedangkan sembilan kejadian lainnya merupakan kebakaran bangunan.

“Jumlah kebakaran dari Januari sampai September 2026 sebanyak 136 kejadian. Sebanyak 127 merupakan kebakaran lahan dan sembilan kebakaran bangunan,” ujar Sugiyanto, Rabu, 9 September 2026.

Ia menjelaskan, kasus kebakaran lahan mengalami peningkatan terutama pada Juli, Agustus, hingga September. Kondisi tersebut dipengaruhi musim kemarau yang menyebabkan lahan dan vegetasi menjadi lebih kering sehingga mudah terbakar.

Sejumlah wilayah yang cukup sering mengalami kebakaran lahan antara lain Parsanga, Bluto bagian timur, Tanjung, dan Kalianget.

Menurut Sugiyanto, dalam satu hari petugas dapat menerima laporan tiga hingga empat titik kebakaran lahan. Bahkan, dalam beberapa kasus, kebakaran dapat terjadi berulang di wilayah desa yang sama.

Sugiyanto menilai salah satu penyebab kebakaran lahan adalah aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan masyarakat tanpa pengawasan. Api yang ditinggalkan dapat merembet ke lahan terbuka dan memicu kebakaran yang lebih luas.

“Sebelumnya, kami telah melakukan sosialisasi kepada pemerintah kecamatan dan desa sejak Juni 2026 untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya pembakaran sampah selama musim kemarau,” katanya.

Ia berharap upaya pencegahan terus diperkuat agar jumlah kejadian kebakaran lahan tidak semakin meningkat hingga akhir tahun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....