Mengapa Jabatan dan Ilmu Harusnya Bikin Rendah Hati?
- 05 Sep 2026 18:50 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Pentingnya menjaga kerendahan hati di tengah meningkatnya ilmu dan jabatan menjadi sorotan Ustadz Hamidi, Penyuluh Agama Islam Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan seseorang tercermin dari seberapa besar dampaknya dalam membantu sesama.
"Pangkat dan pengetahuan yang tinggi seharusnya menjadi alat untuk bertawaduk, bukan sarana bersikap sombong," ucapnya, Sabtu, 5 September 2026.
Ia menerangkan bahwa ilmu yang berkah akan memunculkan rasa kasih sayang dan kewaspadaan diri terhadap pengawasan Allah SWT. Setiap peningkatan pemahaman agama maupun umum idealnya mendorong seseorang untuk semakin taat dan takut berbuat dosa.
"Rasa ingat akan penilaian Allah dan malaikat sepanjang hari menjadi kontrol utama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," tambahnya.
Terkait kepemimpinan, posisi atau amanah tertentu pada dasarnya dihadirkan untuk memudahkan urusan masyarakat. Pejabat publik maupun tokoh yang memiliki kewenangan diimbau agar selalu membuka diri dan memberikan pelayanan terbaik. Menjauhi masyarakat atau menyalahgunakan wewenang hanya akan menandakan ketidakberuntungan seseorang dalam menjalankan amanah kekuasaan.
Ia mengimbau masyarakat untuk terus bermuhasabah dan mengontrol diri dari sifat serakah. Peningkatan harta maupun posisi sosial hendaknya dibarengi dengan semangat pengorbanan serta kedermawanan. Dengan demikian, keberadaan seorang Muslim dapat membawa kemaslahatan nyata bagi lingkungan sekitar di dunia dan akhirat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....