Harga Jeruk Melonjak di Momentum Maulid

  • 27 Agt 2026 14:42 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Harga buah jeruk di sejumlah pedagang buah di Kabupaten Sumenep mengalami kenaikan sejak awal bulan Maulid Nabi Muhammad saw.. Harga jeruk yang sebelumnya sekitar Rp15 ribu per kilogram, kini mencapai Rp20 ribu per kilogram.

Kenaikan harga tersebut terjadi hampir di seluruh pedagang buah, baik pedagang yang menetap di pasar dan kios maupun pedagang buah keliling menggunakan mobil yang mangkal di sejumlah titik di Sumenep.

Salah seorang pembeli, Abi Rizqi, mengatakan kenaikan harga buah mulai terasa sekitar 15 hari terakhir, sejak memasuki bulan Rabiulawal 1448 Hijriah. Menurutnya, kenaikan tidak hanya terjadi pada jeruk, tetapi juga hampir seluruh jenis buah yang dijual di pasaran.

“Kenaikan ini terjadi sekitar 15 hari terakhir memasuki bulan Rabiulawal. Bukan hanya jeruk, buah-buahan lainnya juga naik," ujar Abi Rizqi Rabu, 26 Agustus 2026. "Kondisi seperti ini sudah terjadi setiap tahun ketika memasuki bulan Maulid Nabi."

Menurut Abi Rizqi, kenaikan harga tersebut tidak lepas dari meningkatnya permintaan masyarakat menjelang puncak peringatan Maulid Nabi. Buah-buahan menjadi salah satu kebutuhan yang banyak dicari untuk melengkapi berbagai kegiatan Maulid.

“Bagi sebagian masyarakat Sumenep, peringatan Maulid Nabi terasa kurang lengkap apabila dalam kegiatan pembacaan selawat tidak disertai buah-buahan," ,” katanya. "Tradisi tersebut sudah melekat dalam kehidupan masyarakat dan menjadi bagian dari penghormatan terhadap momentum kelahiran Nabi Muhammad saw.."

Ia menambahkan, penyediaan buah dalam tradisi Maulid juga dikaitkan masyarakat dengan kisah kelahiran Nabi Muhammad saw.. Dalam keyakinan yang berkembang di masyarakat, pepohonan yang sebelumnya kering dan tandus diyakini kembali subur serta menghasilkan buah. (RIA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....