Forpensi Dibentuk, Sumenep Perkuat Gerakan Imunisasi Lintas Sektor
- 27 Agt 2026 11:59 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep memperkuat upaya peningkatan cakupan imunisasi dengan membentuk Forum Peduli Imunisasi (Forpensi). Forum ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pelaksanaan imunisasi hingga tingkat masyarakat.
Pembentukan Forpensi dilakukan melalui pertemuan yang digelar Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep di salah satu hotel di Sumenep, Kamis 27 Agustus 2026.
Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, mengatakan keberhasilan program imunisasi tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah. Dibutuhkan dukungan lintas sektor agar pelaksanaan imunisasi dapat menjangkau masyarakat secara lebih optimal.
Menurutnya, berbagai unsur, mulai dari organisasi profesi, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, hingga pihak lainnya memiliki peran yang dapat disinergikan melalui Forpensi.
“Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Kita membutuhkan dukungan bersama sebagai sistem pendukung agar pelaksanaan imunisasi di Kabupaten Sumenep dapat berjalan dengan baik,” ujar Ellya.
Ia menjelaskan imunisasi merupakan salah satu langkah pencegahan terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Karena itu, penguatan koordinasi dan keterlibatan berbagai pihak diperlukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus mendukung pelaksanaan program di lapangan.
Ellya mengatakan pengalaman dalam penanganan kasus campak menjadi salah satu pembelajaran penting mengenai manfaat kolaborasi. Saat itu, berbagai pihak turut memberikan dukungan dalam membantu penanganan persoalan kesehatan tersebut.
“Dari kasus campak, kita mendapatkan pembelajaran. Banyak pihak yang ikut membantu, sehingga pengalaman tersebut menjadi salah satu dasar untuk memperkuat kolaborasi,” katanya.
Selain persoalan pelaksanaan di lapangan, Dinkes P2KB juga melihat aspek komunikasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap imunisasi.
Selain itu, sebagian masyarakat masih memiliki kekhawatiran bahwa anak akan mengalami sakit setelah mendapatkan imunisasi. Kondisi tersebut perlu direspons melalui edukasi yang tepat agar masyarakat memperoleh informasi yang benar mengenai manfaat imunisasi.
“Yang menjadi salah satu kekhawatiran adalah anak mengalami sakit setelah imunisasi. Karena itu, masyarakat perlu mendapatkan penjelasan yang tepat mengenai imunisasi,” tuturnya.
Melalui Forpensi, pemerintah daerah berharap komunikasi dan edukasi mengenai imunisasi dapat dilakukan secara lebih luas dengan melibatkan berbagai unsur yang memiliki kompetensi dan akses langsung kepada masyarakat.
Pertemuan pembentukan forum tersebut turut menghadirkan fasilitator dari UNICEF Indonesia, Dita Ramadonna. Ia memfasilitasi proses pemetaan kolaborasi, termasuk pembahasan mengenai peran masing-masing unsur dalam mendukung penguatan gerakan imunisasi di Kabupaten Sumenep.
Dengan terbentuknya Forpensi, sinergi lintas sektor diharapkan semakin terarah sehingga program imunisasi dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi perlindungan kesehatan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....