KKN Berbasis Pesantren Sumenep Didorong Beri Dampak Nyata

  • 26 Agt 2026 01:04 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, menekankan pentingnya pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berbasis Pesantren yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, KKN tidak semestinya hanya dipandang sebagai bagian dari kewajiban akademik mahasiswa. Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan mengedepankan nilai-nilai kepesantrenan.

Selain itu, mahasiswa perlu memanfaatkan seluruh rangkaian KKN untuk memberikan pengabdian secara optimal. Sikap tersebut harus dibarengi dengan penerapan akhlakul karimah, kesederhanaan, keikhlasan, dan integritas dalam menjalankan tanggung jawab.

“Jadikan KKN sebagai ruang untuk belajar dari masyarakat sekaligus memberikan manfaat nyata kepada masyarakat,” ujar Abdul Wasid, Selasa 25 Agustus 2026.

Ia meminta mahasiswa terlebih dahulu memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat sebelum menyusun program kerja. Dengan demikian, kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memiliki sasaran dan manfaat yang jelas.

Abdul Wasid juga mengingatkan peserta KKN untuk menjaga nama baik Universitas Annuqayah dan pesantren selama berada di tengah masyarakat. Mahasiswa diharapkan menunjukkan sikap santun, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menjaga integritas dalam menjalankan setiap program.

Ia berharap pelaksanaan KKN Berbasis Pesantren dapat membangun hubungan yang positif antara mahasiswa dan masyarakat.

“Bekerjalah dengan ikhlas, profesional, terukur, dan berintegritas, sehingga kehadiran mahasiswa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh umat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....