Atasi Krisis Air, BPBD Sumenep Terapkan Penjadwalan Berkala Distribusi Air Bersih
- 22 Agt 2026 12:24 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep segera menetapkan status tanggap darurat kekeringan. Penetapan status ini akan diikuti dengan perubahan skema distribusi air bersih kepada masyarakat, dari sistem permintaan langsung menjadi sistem penjadwalan rutin.
Sekretaris BPBD Kabupaten Sumenep, Abd. Kadir, menyampaikan bahwa selama ini pendistribusian air bersih dilakukan berdasarkan laporan kedaruratan masyarakat melalui Call Center 112.
Namun, tingginya permintaan dari desa-desa terdampak mengharuskan pemerintah untuk mengambil langkah yang lebih terstruktur.
"Ketika status tanggap darurat ini sudah ditetapkan, kita akan melakukan penjadwalan dan berkoordinasi dengan pihak kecamatan serta desa. Setiap hari akan bergantian didistribusikan ke dusun-dusun, sehingga masyarakat tidak perlu lagi melakukan permintaan melalui Call Center 112," ujar Abd. Kadir, Sabtu 22 Agustus 2026.
Saat ini, BPBD Sumenep mengoperasikan dua armada tangki air yang siap bergerak cepat merespons kebutuhan warga. Penyaluran air sendiri telah dimulai sejak 19 Juli lalu ke wilayah Desa Montorna.
Kadir menambahkan, dengan adanya penjadwalan tersebut, BPBD menargetkan pengiriman sebanyak dua hingga tiga tangki air per hari ke wilayah-wilayah yang berstatus kering kritis. Pihaknya menargetkan penyusunan jadwal distribusi ini akan rampung dalam pekan ini.
"Insyaallah pada minggu depan kita sudah bisa melakukan proses distribusi secara berkala ke daerah-daerah tersebut," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....