Program Bakti TNI AD Madura: dari Sumur Bor Raas hingga Jembatan Bangkalan

  • 22 Agt 2026 02:53 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Program Bakti TNI AD yang menyasar empat kabupaten di Pulau Madura terus menuai respons dari berbagai pihak, mulai dari petinggi TNI AD hingga masyarakat penerima manfaat langsung. Kecamatan Raas di Kabupaten Sumenep, yang sebelumnya telah menerima lima sumur bor, kini mendapat tambahan tiga unit lagi sehingga totalnya menjadi delapan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat setempat.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dalam arahannya melalui Zoom Meeting di Pendopo Kabupaten Bangkalan, Kamis 20 Agustus 2026, menyampaikan harapannya atas penambahan bantuan tersebut. Ia berharap program ini bisa membantu masyarakat dalam rangka memajukan Pulau Madura. Pernyataan itu sejalan dengan rekam jejaknya selama menjabat Kasad, di mana ia dikenal dengan julukan "Bapak Air" karena konsistensinya mendorong pembangunan sumber air bersih di berbagai wilayah Indonesia, termasuk saat kunjungannya ke Aceh Utara awal 2025 yang turut menegaskan dukungan penuh Presiden terhadap program tersebut.

Pada hari yang sama, Asisten Teritorial Kasad Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen turut hadir dalam peresmian Jembatan Junok di Bangkalan. Ia menjelaskan bahwa program karya bakti serupa tidak hanya berlangsung di Madura, melainkan tersebar di 13 wilayah di Indonesia dengan melibatkan seluruh unsur yang ada di masing-masing daerah. Kepada awak media, ia menegaskan tujuan program ini adalah membuktikan bahwa persatuan mempercepat penyelesaian masalah masyarakat. "Kita mau menunjukkan bahwa kalau kita bersatu, banyak yang bisa kita selesaikan," ujarnya.

Sementara itu, Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir, yang turut memantau pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar TNI AD di Bangkalan, menegaskan bahwa kehadiran TNI AD di Madura tidak berhenti pada penyelesaian infrastruktur semata. "TNI hadir untuk rakyat Madura. Apa yang sudah dilakukan tidak berhenti sampai di sini," ujarnya, seraya menambahkan bahwa kualitas pembangunan dan kehidupan masyarakat akan terus ditingkatkan ke depan.

Manfaat program ini juga mulai dirasakan langsung oleh warga di tingkat akar rumput. Salah satu contohnya terlihat dari pembangunan sumur bor di RT 01 RW 03, Desa Batu Putih, Kecamatan Batu Putih, Sumenep, yang menurut warga setempat mulai menjawab harapan mereka terkait ketersediaan air bersih yang sebelumnya sulit didapat.

Secara keseluruhan, program Bakti TNI AD di Pulau Madura telah diwujudkan melalui pembangunan 33 jembatan dan 52 sumur bor, perbaikan ruang sekolah, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni. Program ini juga dilengkapi kegiatan sosial seperti donor darah, pemberian bantuan kursi roda dan kaki palsu, hingga operasi katarak bagi masyarakat di empat kabupaten yang menjadi sasaran, yakni Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan.

Program Bakti TNI AD di Madura, termasuk penambahan tiga sumur bor di Pulau Raas, bukan sekadar seremoni penyerahan bantuan. Program ini merupakan bagian dari strategi nasional TNI AD yang lebih besar, yang mengandalkan kolaborasi lintas pihak dan berorientasi pada keberlanjutan manfaat bagi masyarakat di wilayah-wilayah dengan keterbatasan akses infrastruktur dasar, termasuk pulau-pulau kecil dan terpencil seperti Raas yang selama ini menghadapi tantangan air bersih paling nyata.(RIA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....