Oemar Bakri Curi Perhatian di Karnaval Pasongsongan

  • 20 Agt 2026 11:25 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep — Sosok “guru tempo dulu” dengan sepeda ontel tua mencuri perhatian dalam lomba karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Rabu 19 Agustus 2026.

Di tengah parade kostum dan berbagai atraksi peserta, sosok berkacamata yang membawa tas, buku pelajaran, pulpen jadul, hingga pompa sepeda itu sesekali berhenti di sepanjang perjalanan. Ia memompa ban sepeda, membetulkan kacamata, dan membuka buku pelajaran, sehingga mengundang gelak tawa sekaligus tepuk tangan penonton.

Sosok tersebut merupakan karakter Oemar Bakri, guru legendaris yang ditampilkan kontingen SDN Panaongan III. Karakter itu diperankan Abu Siri, S.Ag., guru Pendidikan Agama Islam SDN Panaongan III.

Dengan sepeda ontelnya, Abu Siri tampil total menggambarkan sosok guru sederhana yang lekat dengan perjuangan dan pengabdian. Penampilannya pun menjadi salah satu daya tarik sepanjang perjalanan kontingen SDN Panaongan III.

Kepala SDN Panaongan III, Agus Sugianto, S.Pd., mengatakan konsep Oemar Bakri muncul secara spontan setelah berdiskusi dengan Abu Siri. Ide sederhana tersebut justru mendapat respons positif dari masyarakat.

Menurut Agus, karakter Oemar Bakri tidak hanya ditampilkan untuk menghibur penonton, tetapi juga membawa pesan tentang semangat pengabdian seorang guru di tengah berbagai keterbatasan.

Sepeda tua dan perlengkapan sederhana yang digunakan menjadi simbol bahwa pengabdian seorang guru tidak selalu membutuhkan kemewahan. Semangat untuk terus bergerak, belajar, dan mencerdaskan generasi bangsa menjadi pesan utama yang ingin disampaikan.

Agus Sugianto yang juga dipercaya sebagai Koordinator Bidang Seni pada perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI melepas langsung kontingen SDN Panaongan III dari garis start.

Kontingen diberangkatkan dari Lapangan Sawunggaling Pasongsongan, kemudian mengikuti rute karnaval hingga garis finis di Eks Kantor UPT Pendidikan Kecamatan Pasongsongan.

Lomba karnaval tersebut secara resmi dilepas Kapolsek Pasongsongan Iptu Haryanto, S.H., yang mewakili Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Pasongsongan.

Kreativitas kontingen SDN Panaongan III melalui karakter Oemar Bakri turut mengantarkan sekolah tersebut meraih Juara III lomba karnaval tingkat Kecamatan Pasongsongan.

Prestasi itu sekaligus mempertahankan konsistensi SDN Panaongan III yang dalam tiga tahun terakhir selalu masuk tiga besar lomba karnaval tingkat Kecamatan Pasongsongan.

Bagi keluarga besar sekolah, capaian tersebut bukan sekadar tentang piala, tetapi menjadi hasil dari kerja keras, kreativitas, kekompakan, dan gotong royong.

Kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, hingga wali murid terlibat dalam persiapan kontingen sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan karnaval.

Melalui karakter Oemar Bakri, SDN Panaongan III menunjukkan bahwa sebuah kreativitas sederhana dapat menjadi media menyampaikan pesan yang kuat tentang dunia pendidikan.

Sepeda ontel yang digunakan boleh tua, begitu pula perlengkapan yang dibawa terlihat sederhana. Namun, semangat seorang guru untuk terus mengabdi dan mencerdaskan generasi bangsa diharapkan tetap hidup dan tidak lekang oleh zaman.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....