Bukti Cinta kepada Rasulullah SAW, Bukan Sekadar Ucapan
- 19 Agt 2026 09:47 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW tidak cukup hanya diungkapkan melalui ucapan atau peringatan hari-hari besar keagamaan. Cinta kepada Rasulullah perlu dibuktikan melalui sikap, perilaku, dan kesediaan umat Islam mengikuti ajaran yang telah beliau contohkan dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan ustadz Akh. Masturi, Penyuluh Agama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, saat di Mutiara Pagi RRI, Rabu, 19 Agustus 2026. Menurutnya, mencintai Rasulullah berarti berusaha mengenal sosok, akhlak, perjuangan, serta sunnah beliau, kemudian menerapkannya sesuai kemampuan dalam kehidupan.
Ustadz Masturi menjelaskan, salah satu bentuk kecintaan yang paling utama adalah menjakankan syariat Rasulullah baik yang wajib maupun sunnah. Bukti cinta berikutnya dapat diwujudkan dengan memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
“Shalawat bukan sekadar rangkaian kata yang diucapkan, tetapi menjadi bentuk penghormatan sekaligus pengingat agar umat semakin dekat dengan ajaran dan keteladanan Rasulullah. Disamping itu penting juga mempelajari sirah atau perjalanan hidup Rasulullah SAW. , karena dengan mengenal perjuangan beliau, umat dapat memahami bagaimana Rasulullah menghadapi berbagai ujian, memperlakukan keluarga, menyayangi anak-anak, menghormati tetangga, serta membangun hubungan yang baik dengan masyarakat,” katanya menambahkan.
Menurutnya, akhlak menjadi salah satu ukuran nyata kecintaan kepada Rasulullah. Rasulullah SAW dikenal sebagai sosok yang jujur, amanah, penyayang, rendah hati, dan mampu memaafkan. Nilai-nilai tersebut semestinya hadir dalam kehidupan umat, termasuk dalam keluarga, lingkungan kerja, maupun kehidupan bermasyarakat.
Ustadz Masturi menambahkan, mencintai Rasulullah juga berarti mencintai umat yang beliau cintai. Kepedulian terhadap sesama, membantu orang yang membutuhkan, menjaga silaturahmi, serta tidak mudah bermusuhan merupakan bagian dari upaya menghadirkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan nyata.
Bagi masyarakat, momentum memperingati kelahiran Rasulullah SAW hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Peringatan tersebut dapat menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi diri, sejauh mana sunnah dan akhlak Rasulullah telah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada akhirnya, bukti cinta kepada Rasulullah SAW adalah menghadirkan keteladanan beliau dalam perilaku. Semakin seseorang mengenal Rasulullah, mencintainya, bershalawat, mengikuti sunnah, dan memperbaiki akhlaknya, semakin kuat pula bukti kecintaan tersebut dalam kehidupan nyata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....