NIHONGO Partners Gelombang 24 Perkuat Edukasi dan Budaya di Jatim

  • 15 Agt 2026 08:13 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Surabaya - Upaya mempererat hubungan Indonesia dan Jepang terus dilakukan melalui berbagai program pendidikan dan pertukaran budaya. Salah satunya terlihat dalam Upacara Penyambutan NIHONGO Partners Gelombang 24 Wilayah Jawa Timur, yang mempertemukan penutur asli bahasa Jepang dengan guru dan siswa di sejumlah satuan pendidikan.

Program yang diinisiasi The Japan Foundation tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk berinteraksi langsung dengan warga Jepang sekaligus mempelajari bahasa, budaya, serta kehidupan masyarakat Jepang. Sejak dimulai pada 2014, NIHONGO Partners telah hadir di berbagai SMA dan SMK di Indonesia. Mulai 2024, cakupan program juga diperluas ke jenjang Madrasah Aliyah.

Pada 2026, sebanyak 118 NIHONGO Partners akan ditempatkan di berbagai daerah di Indonesia. Sementara di Jawa Timur, program ini telah menjangkau 32 sekolah. Khusus wilayah Madura, NIHONGO Partners ditempatkan di SMAN 1 Bangkalan dan SMKN 3 Bangkalan, dengan KONO Nanoka, warga negara Jepang, yang ditugaskan sebagai partner di kedua sekolah tersebut.

Director General The Japan Foundation Jakarta, INAMI Kazuki, menyampaikan harapannya agar program NIHONGO Partners dapat terus berkontribusi dalam memperkuat hubungan Jepang dan Indonesia, terutama melalui pendidikan dan pertukaran budaya. Hal serupa disampaikan Konsul Jenderal Jepang di Surabaya, H.E. TAKONAI Susumu, yang menilai kerja sama pendidikan dan kebudayaan memiliki peran penting dalam mempererat hubungan kedua negara.

Pelaksanaan program ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kementerian Agama Jawa Timur. Dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong perluasan NIHONGO Partners sehingga semakin banyak sekolah dan madrasah di Jawa Timur yang memperoleh manfaat dari program pertukaran budaya tersebut.

Bagi Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan, kegiatan penyambutan tersebut menjadi momentum untuk membangun komunikasi dan membuka peluang sinergi dengan The Japan Foundation serta Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat, terlebih salah satu NIHONGO Partners saat ini menjalankan tugas di Bangkalan yang merupakan bagian dari wilayah kerja Imigrasi Pamekasan.

Dalam kesempatan tersebut, The Japan Foundation juga menyampaikan rencana kunjungan ke Pamekasan dalam waktu dekat. Kunjungan itu diharapkan menjadi momentum untuk saling bertukar informasi mengenai keberadaan warga negara Jepang maupun NIHONGO Partners di wilayah Madura. Selain itu, pertemuan tersebut membuka peluang kolaborasi dalam bidang edukasi dan literasi keimigrasian.

Komunikasi yang telah terbangun selanjutnya dapat dikembangkan melalui agenda courtesy call ke Kantor Imigrasi Pamekasan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan kelembagaan antara Imigrasi Pamekasan, The Japan Foundation, dan Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang pendidikan, kebudayaan, dan keimigrasian.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....