Puluhan Siswa SMPN 1 Sumenep Ikuti Jambore Nasional

  • 13 Agt 2026 11:50 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Sebanyak 10 siswa SMP Negeri 1 Sumenep terpilih memperkuat kontingen Kabupaten Sumenep dalam Jambore Nasional. Mereka terdiri atas tujuh siswa putri dan tiga siswa putra.

Ketua Majelis Pembina Gugus Depan SMP Negeri 1 Sumenep, Syaiful Rahman, mengatakan, 10 siswa tersebut terpilih melalui proses seleksi Pramuka Garuda yang diikuti sekitar 20 peserta didik.

“Alhamdulillah, ada 10 siswa, tujuh putri dan tiga putra. Sebelumnya ada sekitar 20-an anak yang mengikuti seleksi, kemudian yang terpilih sebanyak 10 orang,” ujar Syaiful, Kamis, 13 Agustus 2026.

Menurutnya, keikutsertaan siswa dalam Jambore menjadi bagian dari proses pembinaan kepramukaan yang selama ini dilaksanakan secara rutin di SMP Negeri 1 Sumenep.

Syaiful menjelaskan, sekolah tetap menjalin komunikasi dengan para siswa selama mengikuti kegiatan. Hal itu karena kegiatan kepramukaan merupakan bagian dari proses pendidikan yang mencakup intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.

Namun, setelah para siswa mengikuti Jambore, seluruh pelaksanaan kegiatan berada di bawah koordinasi Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sumenep. Komunikasi antara sekolah dan Kwarcab tetap berjalan, salah satunya melalui pembina Pramuka SMP Negeri 1 Sumenep yang juga menjadi bagian dari kepengurusan Kwarcab.

Syaiful mengakui, Banyak siswa yang berminat mengikuti Jambore, namun tidak seluruhnya dapat terakomodasi, kondisi tersebut sempat membuat sejumlah siswa kecewa karena tidak terpilih. Namun, keputusan untuk membatasi peserta dinilai perlu agar kontingen Kabupaten Sumenep dapat memberikan ruang keterwakilan bagi siswa dari berbagai sekolah.

“Tidak boleh Kabupaten Sumenep hanya diwakili SMP Negeri 1 saja. Kurang baik kalau hanya satu sekolah. Walaupun dari kemampuan mungkin anak-anak sudah baik, tetapi demi kebaikan, Kwarcab mengambil kebijakan agar terjadi perwakilan dari berbagai sekolah,” katanya.

Syaiful berharap pengalaman mengikuti Jambore dapat memberikan pembelajaran bagi 10 siswa, terutama dalam membangun kemandirian, kedisiplinan, kepemimpinan, serta kemampuan bekerja sama. Ia juga berharap kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Gerakan Pramuka dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki karakter dan mampu berkontribusi bagi pembangunan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....