Kapolresta Sumenep Sambung Roso Bersama Warga Kecamatan Manding
- 12 Agt 2026 07:25 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui kegiatan Sambung Roso bersama Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat dan 11 Kepala Desa se-Kecamatan Manding, Selasa 11 Agustus 2026 malam.
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kantor Kecamatan Manding, Desa Manding Laok, tersebut dihadiri jajaran pejabat utama Polresta Sumenep, Camat Manding Slamet Boedihardjo, Ketua MWCNU Manding Ustadz Rudi Hartono, para kepala desa, Babinsa serta sejumlah tokoh masyarakat.
Kapolresta hadir bersama Wakapolresta Sumenep Kompol Haris Darma Sucipto, Kabagops Kompol Junaidi, Kasat Binmas Kompol Moh Abd Kohar, Ps. Kasat Reskrim AKP Agus Rusdiyanto, Ps. Kasat Narkoba AKP Anwar Subagyo, Ps. Kasat Samapta AKP Taufik Hidayat dan Kapolsek Manding AKP Fathor Rahman.
Forum tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, pertanyaan dan berbagai persoalan yang berkaitan dengan kondisi keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing. Dialog secara langsung itu juga menjadi kesempatan bagi kepolisian untuk memperoleh gambaran mengenai dinamika yang berkembang di tingkat desa.
Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu mengatakan, Sambung Roso menjadi sarana bagi kepolisian untuk mendengar langsung masukan masyarakat sekaligus mencari penyelesaian terhadap persoalan sesuai kewenangan masing-masing.
“Kami datang bukan hanya untuk menyampaikan pesan, tetapi juga untuk mendengar. Apa yang menjadi keluhan, masukan dan harapan masyarakat harus kita dengarkan bersama, kemudian kita carikan solusi sesuai dengan kewenangan masing-masing,” ujarnya.
Ia menegaskan, upaya menjaga kamtibmas membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, tidak hanya mengandalkan kepolisian. Pemerintah kecamatan dan desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta warga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Kamtibmas adalah tanggung jawab kita bersama. Polri tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menciptakan situasi yang aman, nyaman dan kondusif,” katanya dengan tegas.
Kapolresta juga meminta para kepala desa memperkuat koordinasi dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa dan kepolisian ketika menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat. Menurutnya, komunikasi sejak awal dapat menjadi langkah pencegahan agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.
“Kalau ada persoalan di masyarakat, jangan dibiarkan berlarut-larut. Mari kita komunikasikan dan selesaikan bersama dengan mengedepankan musyawarah serta aturan yang berlaku,” ujarnya menambahkan.
Sambung Roso berlangsung secara interaktif dengan adanya sesi tanya jawab antara Kapolresta Sumenep dan masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat kedekatan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus membangun komunikasi dua arah dalam menjaga kamtibmas.
Kegiatan berakhir dalam suasana penuh keakraban dengan kondisi aman, tertib dan kondusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....