Transformasi Digital UMKM Sumenep Harus Memberikan Dampak Ekonomi Nyata
- 11 Agt 2026 12:31 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sumenep menekankan bahwa keberhasilan digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tidak hanya diukur dari sekadar kepemilikan akun di media sosial atau marketplace, melainkan dari peningkatan transaksi serta perluasan akses pasar.
Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sumenep, Yuliana, menyampaikan hal tersebut dalam rangka memperingati Hari UMKM Nasional 2026. Ia menegaskan pentingnya orientasi hasil nyata ketimbang pencapaian target administratif belaka.
"Digitalisasi ini jangan hanya sekadar jualan online saja. Keberhasilan digitalisasi bukan diukur dari seberapa banyak UMKM yang memiliki akun marketplace atau medsos, tetapi sejauh mana digitalisasi mampu meningkatkan transaksi dan memperluas pasar mereka," katanya, Selasa 11 Agustus 2026.
Untuk mencapai target tersebut tambah Yuliana, pendekatan pemerintah daerah tidak berhenti pada pelatihan semata, melainkan mendorong pemanfaatan instrumen digital resmi seperti penggunaan QRIS dan e-Katalog Lokal. Saat ini, sebanyak 166 UMKM di Sumenep tercatat telah aktif dalam e-Katalog Lokal agar produk mereka dapat masuk ke dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah daerah.
Proses transformasi digital ini terus dipacu mengingat jumlah pelaku usaha di Sumenep mencapai lebih dari 2,98 juta unit, yang mayoritas berada di skala mikro dengan modal di bawah Rp1 miliar.
"Kami fokus kepada kualitas daripada kuantitas. Indikator yang kami gunakan adalah UMKM yang secara rutin menggunakan transaksi digital serta mampu menjangkau pasar di luar wilayah Sumenep. Jadi yang kami ukur adalah peningkatan transaksi, perluasan pemasaran, serta kemampuan UMKM bertahan dan terus berkembang," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....