Eco Learning School Hari Kedua Fokus Tata Kelola Bank Sampah
- 11 Agt 2026 04:06 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Program Eco Learning School 2026 memasuki hari kedua dengan mengajak pelajar dan guru pendamping mempelajari tata kelola serta praktik pemilahan sampah secara langsung di Bank Sampah Mawar, Desa Marengan Daya, Kabupaten Sumenep, Minggu, 9 Agustus 2026.
Kegiatan yang digagas Komunitas Arasa Sociopreneur Action bersama Yayasan Yappika ActionAid tersebut diikuti perwakilan lima sekolah, yakni SMAN 3 Sumenep, SMK Al Karimiyyah, SMAN Gapura, SMKN 1 Sumenep, dan MAN Sumenep. Setiap sekolah mengirimkan delapan siswa dan dua guru pendamping. Founder Bank Sampah Mawar, Dwi Retnowati, memberikan materi mulai dari pemilahan sampah organik dan anorganik, hingga pencatatan dan pelaporan administrasi serta keuangan bank sampah.
Dwi Retnowati menekankan, keberhasilan bank sampah tidak hanya diukur dari keberadaan fasilitas, tetapi juga dari perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah. Menurutnya, ketika bank sampah diterapkan di sekolah, siswa diharapkan mampu memilah sampah secara mandiri sekaligus aktif menjadi nasabah bank sampah sekolah.
Materi tata kelola bank sampah menjadi bagian dari rangkaian pelatihan Eco Learning School 2026 yang berlangsung sepanjang Agustus. Pada akhir program, lima sekolah peserta akan mendapatkan hibah sarana dan peralatan bank sampah dari Arasa Sociopreneur Action dan Yappika ActionAid. Bantuan tersebut diharapkan memperkuat pengelolaan sampah secara mandiri dan berkelanjutan sekaligus mendorong terwujudnya sekolah ramah lingkungan atau green school di Kabupaten Sumenep.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....