Syukur atas Nikmat Iman dan Islam Menjadi Pesan Utama dalam Kehidupan
- 05 Agt 2026 08:12 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep -Tak henti-hentinya kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Swt. yang telah melimpahkan begitu banyak nikmat kepada kita semua. Di antara nikmat terbesar yang Allah anugerahkan adalah nikmat iman dan nikmat Islam, karunia yang tak ternilai harganya. Berkat kedua nikmat tersebut, hingga saat ini kita masih diberikan kesempatan untuk beribadah, menuntut ilmu, dan menjalani kehidupan dalam lindungan-Nya.
Semoga Allah Swt. senantiasa menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang selalu mendapatkan hidayah, taufik, serta inayah-Nya, sehingga kita dapat terus istiqamah di jalan yang diridai-Nya hingga akhir hayat. Aamiin ya Rabbal 'alamin. Allah SWT berfirman. “Sungguh, Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika (Allah) mengutus seorang Rasul (Muhammad) di tengah-tengah mereka dari kalangan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, mensucikan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Kitab (Al-Qur-an) dan Hikmah (As-Sunnah), meskipun sebelumnya, mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata.” (Ali ‘Imran/3: 164)
Salah satu penanggung jawab masjid Al Falah Kolor Sumenep Ustadz Khalish, mengajak seluruh umat Islam untuk senantiasa memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Swt. atas segala nikmat yang telah diberikan. Nikmat terbesar yang dimiliki setiap Muslim bukan hanya kesehatan atau rezeki, melainkan nikmat iman dan nikmat Islam yang menjadi bekal menjalani kehidupan sesuai tuntunan agama.
"Bahwa iman dan Islam merupakan karunia yang sangat besar dari Allah Swt. Karena itu, setiap Muslim hendaknya menjaga dan mensyukuri nikmat tersebut dengan meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal saleh, serta menjauhi segala bentuk perbuatan yang dilarang oleh Allah." Ujarnya, Dalam tausiyahnya sholat subuh, Rabu 5 Agustus 2026.
| Baca juga: Menjadi Bidadari Surga di Bumi |
Khalish menjelaskan bahwa rasa syukur tidak cukup diucapkan melalui lisan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Sikap saling tolong-menolong, menjaga ukhuwah Islamiyah, menghormati sesama, dan menjalankan kewajiban sebagai seorang Muslim menjadi bentuk syukur atas nikmat yang telah Allah anugerahkan.
Syukur atas nikmat iman dan Islam juga tercermin dalam menjaga persaudaraan, menebarkan kasih sayang, serta menjadi teladan yang baik di tengah masyarakat. Dengan demikian, kehadiran seorang muslim dapat membawa manfaat dan kedamaian bagi lingkungan sekitarnya.
Semoga Allah SWT senantiasa menjaga keimanan dan keislaman kita, memberikan kekuatan untuk istiqamah dalam beribadah, serta menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang pandai bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan. Aamiin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....