Warga Sumenep Keluhkan Antrean Panjang dan Kelangkaan Pertalite
- 04 Agt 2026 13:57 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Warga Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengeluhkan antrean panjang yang terjadi di hampir seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah setempat. Antrean mengular tersebut mayoritas terjadi pada jalur pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite.
Salah seorang warga Desa Paberasan, Asmoni, mengaku harus menghabiskan waktu hingga satu jam hanya untuk mendapatkan dua liter Pertalite saat mengantre di SPBU Paberasan. menurutnya, durasi menunggu tersebut sangat tidak seimbang dengan jumlah BBM yang dibeli.
"Saya sudah menunggu hampir satu jam hanya untuk membeli dua liter Pertalite. Antreannya sangat panjang dan ini sangat menyita waktu," katanya, Selasa 4 Agustus 2026.
Ia menambahkan, selain antrean yang mengular, BBM jenis Pertalite juga kerap sulit didapatkan karena stok di sejumlah SPBU sering kali habis. Kondisi ini memaksa warga beralih menggunakan BBM non-subsidi jenis Pertamax agar dapat tetap beraktivitas.
"Stok Pertalite sering kosong di mana-mana. Mau tidak mau saya harus beralih ke Pertamax yang harganya Rp16.700 per liter agar kendaraan bisa tetap dipakai," ujarnya.
Masyarakat berharap pihak terkait dan pengelola SPBU segera menertibkan distribusi BBM bersubsidi agar pasokan kembali normal dan tidak membebani warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....