Kapolresta Sumenep Pantau Penanganan Korban Kapal Terbakar

  • 03 Agt 2026 17:33 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu menyambut kedatangan korban evakuasi insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 yang tiba menggunakan KN SAR Permadi di Pelabuhan III Pelindo Kalianget, Senin 03 Agustus 2026 dini hari. Kehadiran jajaran kepolisian bersama unsur Forkopimda dan instansi terkait dilakukan untuk memastikan proses penerimaan hingga penanganan korban berjalan cepat, aman, dan terkoordinasi.

KN SAR Permadi bersandar sekitar pukul 00.20 WIB dengan membawa sembilan korban yang berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Setibanya di pelabuhan, para korban langsung menjalani pendataan dan pemeriksaan kesehatan oleh tim gabungan sebelum mendapatkan penanganan lanjutan sesuai kondisi masing-masing.

Direktur Polairud Polda Jawa Timur Kombes Pol Dr. Arman Asmara Syarifuddin, Kabagbinopsnal Ditpolairud Polda Jatim AKBP Budi Sulistyanto, Wakapolresta Sumenep Kompol Haris Darma Sucipto, pejabat utama Polresta Sumenep, serta unsur Pemerintah Kabupaten Sumenep, Basarnas, BPBD, KSOP, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, BMKG, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Kodim 0827/Sumenep, dan personel gabungan turut mengikuti proses penerimaan korban.

Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu mengatakan, seluruh personel telah disiagakan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada para korban sejak tiba di Pelabuhan Kalianget.

"Kami bersama seluruh instansi terkait memastikan proses penerimaan, pendataan, hingga penanganan korban berjalan dengan cepat, aman, dan mengedepankan sisi kemanusiaan. Keselamatan serta kebutuhan para korban menjadi prioritas utama dalam penanganan ini," kata Kombes Pol Ariek Indra Sentanu.

Ia menjelaskan, dari sembilan korban yang tiba di Pelabuhan Kalianget, empat orang langsung dirujuk ke RSI Kalianget untuk memperoleh perawatan medis, sedangkan lima korban lainnya diberangkatkan menuju Posko Terpusat Surabaya sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

"Kami mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam proses evakuasi dan penanganan korban. Kolaborasi ini menjadi kunci agar setiap tahapan dapat berlangsung efektif, tertib, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat," ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. Aparat gabungan tetap bersiaga untuk mendukung proses penanganan lanjutan terhadap para korban sesuai kebutuhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....