DWP Kab. Sumenep Lestarikan Budaya lewat Lomba Lagu Daerah Nusantara
- 30 Jul 2026 14:40 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sumenep menggelar Lomba Menyanyi Lagu Daerah Nusantara sebagai rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para anggota DWP untuk menampilkan kemampuan vokal secara berkelompok sebagai sarana untuk menumbuhkan rasa cinta dan apresiasi terhadap kekayaan budaya bangsa, mengembangkan kreativitas serta bakat seni anggota DWP dan mempererat silaturahmi serta kebersamaan antar Unsur Pelaksana (UP) DWP se-Kabupaten Sumenep.
Lomba yang diikuti perwakilan DWP dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, dan kecamatan di Kabupaten Sumenep ini, nantinya tidak hanya menampilkan kemampuan olah vokal, tetapi juga diberikan ruang untuk mengaktualisasikan kreativitas melalui koreografi, kostum, dan unsur pendukung lainnya sebagai bentuk visualisasi dan representasi budaya dari daerah asal lagu yang dibawakan. Ketua DWP Kabupaten Sumenep, Diah Suryani Widayati Agus mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam melestarikan lagu daerah sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.
“Dalam lomba ini, Ketua UP DWP wajib terlibat secara langsung dalam penampilan tim dan tidak diperkenankan hanya tercantum sebagai anggota tim tanpa mengikuti penampilan. Jadi sebenarnya ini lomba nyanyi untuk ketua, tapi biar tidak sendirian, jadi membawa anggotanya untuk ikut nyanyi juga bersama-sama,” katanya dengan sumringah saat technical meeting di Aula DPMD Sumenep, Rabu, 29 Juli 2026.
Menurut Diah Agus, lomba yang diselenggarakan harus dijalani dengan bahagia, jangan ada beban, sehingga para anggota bisa mengikuti proses perlombaan dengan senang hati. Penilaian peserta lomba berdasarkan teknik vokal, kreativitas dan penampilan secara keseluruhan.
Tahapan pelaksanaan lomba dimulai dari seleksi video yang dikirimkan melalui akun IG DWP Kabupaten Sumenep, nantinya akan dipilih 12 finalis yang dibagi dalam dua katagori, untuk tampik di grand final pada 12 Agustus 2026 di Gedung Ki Hajar Dewantara Sumenep.
Sekadar diketahui, ada 10 lagu daerah nusantara yang boleh dipilihan oleh peserta, yakni:
- Karaben Sape (Jawa Timur)
- Tanduk Majeng (Jawa Timur)
- Jaranan (Jawa Tengan)
- Manuk Dadali (Jawa Barat)
- Angin Mamiri (Sulawesi Selatan)
- Bungong Jeumpa (Aceh)
- Pakarena (Sulawesi Selatan)
- Ampar Anpar Pisang (Kalimantan Selatan)
- Sajojo (Papua)
- Yamko Rambe Yamko (Papua)
Melalui kegiatan tersebut, Diah Agus berharap setiap peserta dalam satu tim mampu menghadirkan penampilan yang kreatif, menarik, dan bermakna, sekaligus mencerminkan karakter serta kekayaan budaya Nusantara. Lagu-lagu daerah tidak hanya dikenal sebagai warisan budaya, tetapi juga terus dipopulerkan dalam berbagai kesempatan, sehingga nilai-nilai kebhinekaan, persatuan, dan kecintaan terhadap budaya bangsa dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sejalan dengan semangat peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....