Transformasi Digital Kepengawasan Madrasah Diperkuat melalui DIGISWAS 2026

  • 28 Jul 2026 13:11 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep terus mendorong peningkatan kapasitas pengawas madrasah dalam menghadapi era digital. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Digital Bootcamp DIGISWAS Sumenep 2026 yang mengusung tema Digitalisasi Kompetensi Pengawas Madrasah: Membangun Pengawas Adaptif melalui Optimalisasi Platform Digital Kepengawasan.

Kepala Kemenag Sumenep, Abdul Wasid mengatakan perkembangan teknologi informasi telah mengubah berbagai aspek tata kelola pendidikan, termasuk dalam pelaksanaan tugas kepengawasan. Oleh karena itu, pengawas madrasah dituntut mampu memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan efektivitas pembinaan, pemantauan, serta evaluasi terhadap satuan pendidikan.

"Transformasi digital merupakan kebutuhan yang harus direspons oleh seluruh pengawas madrasah. Pemanfaatan teknologi akan membantu menghadirkan layanan kepengawasan yang lebih profesional, akuntabel, dan efektif," kata Abdul Wasid, Selasa 28 Juli 2026.

Ia menambahkan, pengawas madrasah tidak hanya berperan sebagai evaluator, tetapi juga sebagai pendamping dan penggerak peningkatan mutu pendidikan. Karena itu, kemampuan mengoperasikan berbagai platform digital menjadi kompetensi yang harus terus dikembangkan agar proses pembinaan dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan terukur.

Menurutnya, digitalisasi kepengawasan juga akan memperkuat kolaborasi antara pengawas, kepala madrasah, dan tenaga pendidik dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang lebih modern serta responsif terhadap perkembangan zaman.

Abdul Wasid berharap kegiatan DIGISWAS Sumenep 2026 menjadi momentum untuk mempercepat transformasi digital di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Sumenep. Melalui peningkatan kompetensi digital, pengawas madrasah diharapkan mampu menghadirkan inovasi dalam pembinaan sehingga dapat mendorong lahirnya madrasah yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.

"Jadikan teknologi sebagai sarana untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas pengawasan, dan mendukung terwujudnya madrasah yang inovatif serta mampu menjawab tantangan pendidikan di masa depan," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....