Simulasi ZI Jadi Ajang Evaluasi Kesiapan MAN Sumenep Menuju Tahap Nasional
- 23 Jul 2026 22:18 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep terus memantapkan persiapan menghadapi Penilaian Nasional Zona Integritas (ZI) Tahun 2026. Sebagai salah satu satuan kerja yang diusulkan meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), MAN Sumenep mengikuti simulasi wawancara yang diselenggarakan Kementerian Agama Republik Indonesia secara daring, Kamis 23 Juli 2026.
Simulasi yang berlangsung di Gedung Workshop MAN Sumenep tersebut diikuti oleh 35 satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama yang telah lolos seleksi administrasi menuju tahapan penilaian nasional.
Kegiatan dipandu Ketua Tim Kerja Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kementerian Agama RI, Siti Mudayaroh. Dalam arahannya, peserta diingatkan agar menguasai substansi pembangunan Zona Integritas, memahami seluruh data pendukung, serta mampu menjelaskan berbagai inovasi pelayanan secara jelas dan berbasis bukti.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai teknik penyampaian saat wawancara dengan Tim Penilai Nasional (TPN) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).
Pada simulasi tersebut, pimpinan satuan kerja diuji terkait implementasi enam area perubahan Zona Integritas, yakni manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kepala MAN Sumenep, Zaini Mukhsin, mengatakan simulasi tersebut menjadi bagian penting dalam menyempurnakan kesiapan madrasah sebelum menghadapi penilaian nasional.
"Melalui simulasi ini kami memperoleh banyak masukan untuk memperkuat penyampaian materi, eviden, serta berbagai inovasi yang telah diterapkan di MAN Sumenep. Ini menjadi bekal yang sangat berharga menjelang penilaian nasional," ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan Zona Integritas di MAN Sumenep tidak hanya ditujukan untuk memperoleh predikat WBK atau WBBM, tetapi juga sebagai komitmen dalam membangun tata kelola yang bersih, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan pendidikan.
"Kami optimistis dapat mengikuti seluruh tahapan penilaian dengan baik. Yang terpenting adalah bagaimana budaya kerja yang berintegritas terus tumbuh dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan kepada peserta didik maupun masyarakat," kata Zaini.
Melalui berbagai persiapan yang dilakukan, MAN Sumenep berharap mampu memberikan hasil terbaik pada Penilaian Nasional Zona Integritas Tahun 2026 sekaligus memperkuat komitmen sebagai lembaga pendidikan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....