Empat Pertanyaan di Hari Kiamat, Bekal Muhasabah Seorang Muslim
- 22 Jul 2026 09:56 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Setiap manusia akan dimintai pertanggungjawaban atas seluruh nikmat yang Allah SWT berikan selama hidup di dunia. Ustadz Akh. Masturi, Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menjelaskan, Rasulullah SAW bersabda bahwa kedua kaki seorang hamba tidak akan bergeser pada Hari Kiamat sebelum ia ditanya tentang empat perkara, yaitu umurnya, ilmunya, hartanya, dan tubuhnya. Hadis tersebut diriwayatkan oleh sahabat Abu Barzah Al-Aslami RA.
Menurutnya, pertanyaan pertama adalah mengenai umur, yakni untuk apa seseorang menghabiskan waktu yang Allah anugerahkan. Setiap detik kehidupan akan dimintai pertanggungjawaban, apakah digunakan untuk beribadah, berbuat baik, menuntut ilmu, dan memberi manfaat kepada sesama, atau justru dihabiskan dalam hal yang sia-sia dan kemaksiatan.
"Umur adalah nikmat yang tidak bisa diulang. Banyak orang menyesal ketika waktu telah habis, sehingga seorang Muslim hendaknya memanfaatkan setiap kesempatan untuk memperbanyak amal saleh," ujarnya saat di Mutiara Pagi RRI, Rabu, 22 Juli 2026.
Pertanyaan kedua menyangkut ilmu. Masturi mengatakan bahwa Islam tidak hanya mendorong umatnya mencari ilmu, tetapi juga mengamalkannya. Ilmu yang tidak diamalkan akan menjadi beban pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.
Selanjutnya adalah pertanyaan tentang harta. Tidak hanya dari mana harta diperoleh, tetapi juga untuk apa dibelanjakan. Ia menegaskan bahwa Islam mengajarkan pentingnya mencari rezeki yang halal serta membelanjakannya pada jalan yang diridhai Allah SWT.
Ditambahkan Masturi, pertanyaan terakhir berkaitan dengan tubuh atau jasad yang diberikan Allah SWT. Kesehatan merupakan amanah yang harus dimanfaatkan untuk melakukan ketaatan, bekerja secara produktif, serta memberikan manfaat bagi orang lain.
"Jangan sampai tubuh yang sehat justru dipakai untuk melakukan maksiat. Sebaliknya, gunakan kekuatan yang dimiliki untuk beribadah, membantu sesama, dan menjalankan tugas sebagai khalifah di bumi," tuturnya.
Hadis tersebut menjadi pengingat agar setiap Muslim senantiasa melakukan muhasabah atau introspeksi diri sebelum datang hari perhitungan. Dengan memperbaiki penggunaan waktu, mengamalkan ilmu, menjaga kehalalan harta, dan memanfaatkan kesehatan untuk kebaikan, seseorang diharapkan lebih siap menghadapi kehidupan akhirat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....