Kodim Sumenep Gelar Screening Katarak Gratis untuk Warga

  • 16 Jul 2026 00:01 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Kodim 0827/Sumenep menggelar layanan screening katarak gratis bagi masyarakat sebagai bagian dari Program Bakti TNI AD untuk Rakyat di wilayah Madura.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Makodim 0827/Sumenep pada Selasa, 14 Juli 2026, itu bertujuan mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini sekaligus membuka akses pelayanan kesehatan mata bagi masyarakat.

Pemeriksaan dilakukan oleh tim dokter Denkesyah 05.04.04 Surabaya yang dipimpin Dandenkesyah Letkol Ckm dr. Yogi K. Lesmana. Warga yang mengikuti kegiatan menjalani pemeriksaan kondisi mata untuk mengetahui ada atau tidaknya indikasi katarak serta menentukan penanganan medis yang diperlukan.

Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada mengatakan, kesehatan mata menjadi salah satu aspek penting yang perlu mendapat perhatian karena berpengaruh terhadap produktivitas dan kualitas hidup masyarakat.

"Bakti TNI AD ini berupaya mengembalikan harapan masyarakat melalui pelayanan kesehatan. Screening ini menjadi langkah awal agar warga yang mengalami katarak bisa segera ditangani," kata Letkol Inf Citra Persada.

Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk menghadirkan pelayanan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga pelayanan di bidang kesehatan.

Ia menjelaskan, kolaborasi dengan Denkesyah 05.04.04 Surabaya menjadi bentuk sinergi TNI dalam memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang membutuhkan pemeriksaan mata.

"Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI selalu hadir di tengah kesulitan mereka. Semoga kegiatan ini membantu warga memperoleh kembali penglihatan yang lebih baik sehingga bisa kembali beraktivitas secara normal," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta yang terindikasi menderita katarak akan didata untuk mengikuti tahapan pelayanan medis berikutnya. Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh penanganan lebih cepat sehingga risiko gangguan penglihatan yang lebih berat dapat diminimalkan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....