Sumenep Peringati Hari Koperasi dengan Beragam Kegiatan

  • 13 Jul 2026 11:52 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop UMKM Perindag) menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Koperasi Nasional 2026. Sejumlah agenda digelar sebagai upaya menguatkan semangat berkoperasi sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat.

Kepala Diskop UMKM Perindag Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, mengatakan, puncak peringatan akan dilaksanakan melalui upacara, Senin 13 Juli 2026. Meski Hari Koperasi Nasional diperingati setiap 12 Juli, pelaksanaan di Sumenep diundur sehari karena bertepatan dengan hari Minggu.

"Puncaknya kita laksanakan dalam bentuk upacara pada hari Senin, 13 Juli. Walaupun Hari Koperasi jatuh pada 12 Juli, karena bertepatan hari Minggu maka di Sumenep kita agendakan pada hari Senin," kata Ramli.

Ia menjelaskan, pelaksanaan upacara akan dirangkai dengan sejumlah kegiatan sosial, di antaranya pasar murah dan donor darah. Selain itu, panitia juga menjadwalkan kerja bakti serta mengimbau seluruh gerakan koperasi memasang banner bertema Hari Koperasi, umbul-umbul, dan berbagai ornamen untuk menyemarakkan peringatan.

Pada Kamis 16 Juli, Pemkab Sumenep juga menggelar kegiatan di Pendopo Agung Keraton Sumenep dengan melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan gerakan koperasi.

Selain agenda di tingkat kabupaten, Sumenep juga akan berpartisipasi dalam kegiatan Hari Koperasi di tingkat nasional maupun Provinsi Jawa Timur.

"Kita juga diundang mengikuti kegiatan di Jakarta dan di tingkat Jawa Timur yang informasinya dipusatkan di Pamekasan. Ada jalan sehat, pameran UMKM, dan berbagai kegiatan lainnya. Mudah-mudahan dari seluruh rangkaian ini gerakan koperasi semakin eksis dan semangat berkoperasi terus tumbuh di masyarakat, karena koperasi merupakan soko guru perekonomian yang dari, oleh, dan untuk anggota," ujarnya.

Terkait perkembangan koperasi di Kabupaten Sumenep, Ramli menyebut jumlah koperasi terus bertambah. Selain koperasi konvensional, kini telah terbentuk 334 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai tindak lanjut program pemerintah pusat.

"KDKMP di Kabupaten Sumenep sudah terbentuk sebanyak 334 koperasi. Saat ini kami terus mendukung proses operasionalisasinya, baik melalui pelatihan, bimbingan teknis, maupun pembinaan sumber daya manusia agar koperasi tersebut dapat berjalan dengan baik," ujarnya menambahkan,

Sementara itu, koperasi konvensional di Kabupaten Sumenep tercatat berjumlah lebih dari 1.500 unit. Pemerintah daerah secara konsisten melakukan pembinaan dan fasilitasi agar kualitas koperasi terus meningkat.

"Koperasi konvensional jumlahnya lebih dari 1.500. Kami terus melakukan pembinaan dan fasilitasi sehingga semakin banyak koperasi yang berstatus sehat dan mampu memberikan manfaat yang optimal bagi anggotanya," ucap Ramli.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....