SMAN 1 Sumenep Libatkan Orang Tua dalam MPLS 2026

  • 09 Jul 2026 10:32 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – SMA Negeri 1 Sumenep akan melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat, sesuai ketentuan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 12 Tahun 2026. Pelaksanaan MPLS tahun ini mengedepankan penguatan karakter peserta didik serta menciptakan budaya sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

Kepala SMA Negeri 1 Sumenep, Sirajum Munir mengatakan, terdapat sejumlah perubahan dalam pelaksanaan MPLS tahun ini, salah satunya adalah keterlibatan orang tua sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.

"Kegiatan MPLS tahun ini tentunya didasarkan kepada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026. Ada ketentuan baru tentang pelaksanaan MPLS ini. Ada beberapa hal yang ditekankan, seperti misalkan MPLS ini menekankan kepada penguatan karakter murid dan penguatan budaya sekolah yang aman, nyaman, serta menyenangkan," ujar Sirajum Munir,Kamis 09 Juli 2026.

Ia menjelaskan, sekolah akan melaksanakan MPLS selama lima hari penuh sebagaimana diatur dalam regulasi tersebut. Pada hari pertama, pihak sekolah juga mengundang orang tua untuk mengantarkan putra-putrinya ke sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap proses adaptasi siswa baru.

"Kami akan melaksanakan kegiatan itu selama lima hari sesuai dengan ketentuan Permendikdasmen tersebut. Jadi, akan dimulai pada hari Senin hingga hari Jumat. Pendampingan orang tua juga diharapkan, sehingga kami akan mengundang orang tua untuk mengantarkan putra-putrinya datang ke sekolah. Jadi pada tahun ini, orang tua itu secara resmi sudah masuk kepada kegiatan MPLS di sekolah. Keterlibatan orang tua sangat diharapkan," katanya.

Selain memperkenalkan lingkungan sekolah, MPLS juga akan diisi dengan berbagai materi penguatan karakter. Di antaranya Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pagi Ceria, etika dan sopan santun dalam menggunakan media sosial, budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun), Gerakan Rukun Sesama Teman, hingga Gerakan Indonesia Asri.

Sirajum Munir menambahkan, SMAN 1 Sumenep juga mendukung program SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan) yang digagas Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Melalui program tersebut, para siswa akan dikenalkan pada kegiatan bercocok tanam sebagai bagian dari pendidikan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan.

"Pertama, ada materi utama yang harus dilaksanakan. Yang pertama, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pagi Ceria, sopan santun menggunakan media sosial, kemudian budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun), kemudian juga ada Gerakan Rukun Sesama Teman, Gerakan Indonesia Asri." Ujarnya menambahkan.

"Jadi kami di sini, di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, ada kegiatan yang namanya SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan). Kami juga berpartisipasi di sana, sehingga anak-anak akan dibekali untuk bagaimana nanti bisa bersama-sama menggunakan lokasi di SMA Negeri 1 Sumenep yang terbatas itu untuk anak-anak ikut menanam di lingkungan sekolah," ucapnya.

Melalui pelaksanaan MPLS yang mengedepankan pendidikan karakter, keterlibatan orang tua, dan pembiasaan budaya positif, SMAN 1 Sumenep berharap peserta didik baru dapat beradaptasi dengan baik sekaligus membangun karakter yang kuat sejak awal memasuki jenjang pendidikan menengah atas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....