Regenerasi Petani Jadi Tantangan Desa Gadding, Anak Muda Lebih Memilih Merantau
- 08 Jul 2026 08:16 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Besarnya potensi pertanian di Desa Gadding, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, belum mampu menarik minat generasi muda untuk menggeluti sektor tersebut. Sebaliknya, banyak pemuda desa lebih memilih merantau ke luar daerah demi mencari penghasilan yang dianggap lebih menjanjikan.
Kepala Desa Gadding, Busairi, mengatakan sekitar 99 persen masyarakat desanya masih berprofesi sebagai petani. Selebihnya bekerja sebagai pedagang, tukang hingga karyawan.
Menurutnya, luas lahan pertanian di Desa Gadding yang mencapai sekitar 1.296 hektare menjadi modal besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Lahan tersebut selama musim hujan ditanami padi, jagung, dan tanaman palawija, sedangkan pada musim kemarau dimanfaatkan untuk budidaya tembakau.
Namun, kondisi tersebut belum mampu mendorong generasi muda untuk tetap bertahan di sektor pertanian.
"Masyarakat di sini khususnya anak muda banyak yang memilih merantau ke Jakarta dan sebagainya dengan buka warung Madura," ujar Busairi, Rabu 8 Juli 2026.
Ia menilai rendahnya minat anak muda dipengaruhi hasil pertanian yang dinilai belum memberikan pendapatan yang stabil. Fluktuasi harga hasil panen, termasuk tembakau, membuat sebagian masyarakat memilih mencari pekerjaan di luar daerah.
Karena itu, Busairi berharap pemerintah melalui Dinas Pertanian dapat memperkuat edukasi kepada generasi muda agar mulai melihat sektor pertanian sebagai peluang usaha yang memiliki prospek jangka panjang.
Selain pembinaan, ia juga menilai pembangunan sarana dan prasarana pertanian perlu terus ditingkatkan agar produktivitas petani semakin baik dan mampu menarik minat generasi penerus.
"Perlu ada edukasi dan dukungan fasilitas agar masyarakat, khususnya anak muda, mau kembali melirik potensi pertanian yang sebenarnya sangat besar di desa ini," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....