BPBD Siapkan Distribusi Air Bersih, Warga Diminta Hemat Air jelang Puncak Kemarau

  • 05 Jul 2026 17:35 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep mulai menyiapkan langkah antisipasi menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan terjadi pada Agustus 2026.

Sekretaris BPBD Sumenep, Abd. Kadir, mengatakan pihaknya telah menyiapkan personel, armada, serta koordinasi lintas sektor untuk mengantisipasi potensi kekeringan di sejumlah wilayah yang selama ini menjadi langganan krisis air bersih.

Menurutnya, BPBD juga terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna memantau perkembangan cuaca.

"Dari BMKG diprediksi puncak musim kemarau terjadi pada Agustus dan bisa berlangsung sampai September atau Oktober, meski tetap bergantung pada kondisi cuaca," ujarnya. Minggu 5 Juli 2026.

Kadir menyebut sejumlah wilayah yang selama ini masuk kategori rawan kekeringan antara lain Kecamatan Pasongsongan, Ambunten, Dasuk, Rubaru, Guluk-Guluk, hingga wilayah kepulauan seperti Kecamatan Talango dan Pulau Poteran.

Meski hingga kini belum ada permintaan bantuan air bersih, BPBD memastikan seluruh sarana pendistribusian air telah disiapkan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan masyarakat.

"Kami memang harus selalu siap memberikan layanan, termasuk ketika terjadi kekeringan dan masyarakat membutuhkan bantuan air bersih," katanya.

Selain menyiapkan langkah tanggap darurat, BPBD juga mengimbau masyarakat mulai menghemat penggunaan air bersih sejak awal musim kemarau.

"Air merupakan sumber daya yang terbatas. Karena itu masyarakat perlu menggunakan air secara efektif dan efisien agar persediaannya tetap terjaga selama musim kemarau," ucap Kadir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....