Halo RRI: Dinkes Perkuat Layanan Kesehatan Kepulauan Ambulans Laut Diupayakan

  • 29 Jun 2026 10:43 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep terus memperkuat layanan kesehatan di wilayah kepulauan menyusul adanya keluhan masyarakat terkait akses pelayanan, khususnya bagi ibu hamil dan pasien dalam kondisi gawat darurat.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes P2KB Sumenep, Nur Insan, menjelaskan sistem rujukan bagi masyarakat kepulauan disesuaikan dengan lokasi yang paling mudah dijangkau. Untuk wilayah Sapeken misalnya, pasien dapat dirujuk ke Banyuwangi maupun Bali karena faktor kedekatan geografis dan keberadaan keluarga pasien.

"Memang sistem rujukan kami memberikan pilihan. Untuk wilayah Sapeken banyak masyarakat yang lebih dekat ke Banyuwangi atau Bali. Selain itu kami juga sudah memiliki Rumah Sakit Abuya di Pulau Kangean yang terus kami lengkapi fasilitasnya," ujar Nur Insan dalam dialog Program Halo RRI, pada Senin, 29 Juni 2026.

Ia mengatakan, Rumah Sakit Abuya diharapkan mampu menangani lebih banyak kasus sehingga kebutuhan rujukan ke rumah sakit di luar wilayah kepulauan dapat diminimalkan.

Selain penguatan fasilitas rumah sakit, Dinkes juga memastikan seluruh puskesmas di wilayah kepulauan telah dilengkapi alat Ultrasonografi (USG). Keberadaan alat tersebut bertujuan mendeteksi risiko kehamilan sejak dini sehingga tenaga kesehatan dapat mempersiapkan penanganan persalinan dengan lebih baik.

"Semua puskesmas di kepulauan sudah memiliki alat USG. Dengan begitu, jika ada risiko pada kehamilan dapat diketahui lebih awal sehingga bisa direncanakan tindakan yang tepat," katanya.

Untuk mendukung pelayanan kesehatan, Dinkes juga menempatkan dokter umum dan dokter gigi di puskesmas kepulauan, serta menyediakan tujuh dokter spesialis di Rumah Sakit Abuya melalui sistem kontrak. Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan dokter putra daerah untuk mengikuti pendidikan spesialis agar kebutuhan tenaga medis di kepulauan dapat dipenuhi secara berkelanjutan.

Sementara itu, terkait usulan penyediaan ambulans laut, Nur Insan menegaskan pemerintah daerah tetap mengupayakan realisasinya. Saat ini, Pemkab Sumenep telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat mengingat pengadaan ambulans laut membutuhkan anggaran yang cukup besar.

Menurutnya, ambulans laut tetap dibutuhkan untuk mempercepat penanganan pasien dalam kondisi darurat, meskipun pemerintah juga terus berupaya mengurangi jumlah rujukan dengan meningkatkan kapasitas layanan kesehatan di wilayah kepulauan.

Di akhir keterangannya, Nur Insan mengimbau ibu hamil agar rutin memeriksakan kandungannya di fasilitas kesehatan terdekat sehingga potensi komplikasi dapat dideteksi lebih dini dan keselamatan ibu maupun bayi lebih terjamin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....