Bupati Sumenep Pastikan Antrean di SPBU akibat Keterlambatan Distribusi
- 25 Jun 2026 07:58 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Antrean kendaraan masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Sumenep dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di daerah tersebut.
Menanggapi hal itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memastikan antrean yang terjadi bukan disebabkan oleh kelangkaan BBM, melainkan adanya keterlambatan distribusi pasokan ke sejumlah SPBU.
Menurut Fauzi, keterlambatan pengiriman berdampak pada terganggunya pasokan di beberapa titik sehingga memicu antrean kendaraan saat masyarakat melakukan pengisian bahan bakar.
“Misalnya hari ini ada antrean di beberapa SPBU, berarti ada beberapa keterlambatan yang berkaitan dengan pengiriman bahan bakar,” kata Fauzi, Kamis, 25 Juni 2026.
Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memantau perkembangan distribusi BBM agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi. Fauzi berharap proses pengiriman kembali berjalan normal dalam waktu dekat sehingga kondisi di lapangan berangsur membaik.
Di tengah situasi tersebut, ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijak dan menghindari pembelian dalam jumlah berlebihan yang dapat memperpanjang antrean di SPBU.
Selain itu, warga juga diminta menunda perjalanan yang tidak mendesak hingga pasokan kembali stabil.
“Saya rasa kalau tidak penting, menurut saya masyarakat jangan keluar dulu,” ujarnya.
Fauzi menilai gangguan distribusi energi yang terjadi saat ini tidak hanya dialami Sumenep, tetapi juga terjadi di sejumlah wilayah lain. Karena itu, ia mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing isu kelangkaan BBM.
“Mari kita doakan bersama. Mudah-mudahan ke depannya lebih bagus,” katanya.
Pemerintah daerah optimistis distribusi BBM ke SPBU di Kabupaten Sumenep segera kembali normal. Hingga saat ini, antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah SPBU yang masih memiliki persediaan bahan bakar untuk melayani masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....