Petani Tembakau Sumenep Manfaatkan Pupuk Kotoran Kelelawar, Tingkatkan Kualitas

  • 23 Jun 2026 13:11 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep -Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep terus mendorong inovasi budidaya tembakau sebagai upaya meningkatkan kualitas hasil panen sekaligus menghadapi tantangan perubahan iklim.

Kepala Bidang Sarana DKPP Kabupaten Sumenep, Rina Suryanda, mengatakan melalui program inovasi tembakau yang didukung pemerintah provinsi, petani didorong mencari metode budidaya yang mampu meningkatkan mutu daun tembakau.

Hasilnya, pada tahun lalu dua kelompok tani asal Sumenep berhasil meraih prestasi dalam program tersebut dengan memperoleh juara pertama dan juara ketiga tingkat Jawa Timur.

"Tahun ini program inovasi itu kembali berlanjut. Kelompok tani yang menjadi juara pertama mendapatkan kegiatan lanjutan untuk mengembangkan hasil inovasi yang telah mereka lakukan," katanya, Selasa, 23 Juni 2026.

Salah satu inovasi yang saat ini sedang diterapkan petani berada di Kecamatan Rubaru. Petani memanfaatkan kotoran kelelawar yang difermentasi sebagai pupuk organik untuk meningkatkan kualitas daun tembakau sekaligus mengurangi penggunaan pupuk anorganik.

Di sisi lain, DKPP juga terus melakukan pendampingan kepada petani dalam menghadapi cuaca yang tidak menentu. Melalui penyuluh pertanian, petani diberikan edukasi terkait pembuatan bedengan yang lebih tinggi dan pengelolaan drainase agar tanaman tidak mudah rusak saat hujan turun.

Rina mengimbau petani untuk aktif berkonsultasi dengan penyuluh pertanian apabila menemukan kendala di lapangan. Menurutnya, kolaborasi antara petani dan penyuluh menjadi kunci dalam menjaga produktivitas tembakau di tengah perubahan iklim.

"Harapan kami seluruh petani tembakau di Kabupaten Sumenep bisa mendapatkan hasil yang maksimal, baik dari sisi kualitas, produksi maupun harga jual," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....