Workshop Digitalisasi MAN Sumenep Fokus Media Interaktif

  • 23 Jun 2026 02:59 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep terus mendorong peningkatan kapasitas tenaga pendidik dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan. Memasuki hari kedua pelaksanaan Workshop Digitalisasi Kelas, Senin 22 Juni 2026, para guru dibekali keterampilan menyusun media pembelajaran interaktif dan sistem evaluasi berbasis digital.

Kegiatan yang berlangsung di Kelas Digital MAN Sumenep tersebut menjadi bagian dari strategi madrasah dalam mempercepat transformasi pembelajaran menuju sistem yang lebih modern, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan generasi saat ini.

Kepala MAN Sumenep, Zaini Mukhsin, mengatakan penguasaan teknologi dalam proses pembelajaran kini menjadi kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap tenaga pendidik. Menurutnya, guru tidak cukup hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga dituntut mampu menghadirkan metode belajar yang menarik dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Transformasi pendidikan membutuhkan guru yang mampu berinovasi. Media pembelajaran yang interaktif dan asesmen yang terukur menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas,” ujarnya.

Pada workshop tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai pengembangan konten pembelajaran digital yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Selain itu, guru juga dilatih menyusun instrumen asesmen digital yang dapat digunakan untuk mengukur capaian pembelajaran secara lebih efektif dan objektif.

Narasumber kegiatan, Akh. Mufris, menjelaskan bahwa digitalisasi pendidikan bukan hanya soal penggunaan perangkat teknologi, melainkan bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih dinamis.

“Digitalisasi bukan sekadar memindahkan materi ke platform digital. Yang terpenting adalah bagaimana teknologi mampu membangun interaksi yang lebih aktif antara guru, siswa, dan materi pembelajaran,” katanya.

Menurutnya, pemanfaatan media digital dapat membantu guru menyajikan materi secara lebih kreatif sekaligus mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan dunia yang semakin terdigitalisasi.

Dalam sesi praktik, para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok berdasarkan rumpun mata pelajaran, yakni Eksakta, Bahasa, Sosial, dan Keagamaan. Setiap kelompok didampingi langsung oleh pemateri untuk menyusun rancangan media pembelajaran serta instrumen asesmen digital sesuai karakteristik mata pelajaran masing-masing.

Hasil dari workshop tersebut berupa draf media pembelajaran dan perangkat evaluasi digital yang siap diimplementasikan dalam kegiatan belajar mengajar di kelas.

Melalui kegiatan ini, MAN Sumenep berharap para guru semakin siap mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang lebih inovatif, interaktif, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi peserta didik di era digital.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....