Keris Sumenep Bakal Jadi Souvenir Resmi OPD, Pemkab Siapkan Pusat Penjualan Khusus
- 23 Jun 2026 01:57 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus memperkuat identitas daerah sebagai Kota Keris melalui berbagai langkah strategis. Salah satunya dengan menyiapkan sentra khusus penjualan souvenir keris yang akan menjadi wadah bagi para empu dan pengrajin lokal memasarkan hasil karyanya.
Rencana tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Keris Sumenep 2026 yang digelar Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep di ruang rapat kantor setempat, Senin 22 Juni 2026.
Sekretaris Disbudporapar Sumenep, Akh. Raisul Kawim, mengatakan rakor tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari empu keris, pelaku usaha, hingga organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk merumuskan langkah konkret pengembangan keris khas Sumenep.
Menurutnya, salah satu usulan yang mengemuka dalam forum tersebut adalah penyediaan tempat khusus yang dapat digunakan sebagai pusat penjualan souvenir keris.
“Kami ingin menghadirkan ruang yang dapat mempertemukan pengrajin dengan calon pembeli, termasuk OPD yang membutuhkan souvenir khas daerah untuk berbagai kegiatan resmi,” ujar Kawim.
Dengan adanya sentra tersebut, OPD tidak lagi kesulitan mencari souvenir yang benar-benar merepresentasikan identitas budaya Sumenep. Selain itu, kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para empu dan pengrajin keris melalui perluasan akses pasar.
Kawim menjelaskan, pengembangan keris tidak hanya sebatas pelestarian budaya, tetapi juga diarahkan menjadi bagian dari penguatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
“Karena Sumenep sudah dikenal dan mendeklarasikan diri sebagai Kota Keris, maka perlu ada langkah nyata agar produk keris lokal semakin dikenal dan dimanfaatkan,” katanya.
Sementara itu, Tenaga Ahli Bupati Sumenep Bidang Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, H. Ibnu Hajar, menegaskan pentingnya penggunaan keris khas Sumenep sebagai souvenir resmi dalam berbagai kegiatan pemerintahan.
Ia menilai selama ini masih terdapat instansi yang menggunakan souvenir yang tidak mencerminkan identitas budaya daerah. Karena itu, keberadaan sentra souvenir keris diharapkan menjadi solusi agar kebutuhan tersebut dapat dipenuhi langsung dari para pengrajin lokal.
“Harapannya nanti OPD tidak lagi membeli souvenir secara sembarangan. Mereka bisa memperoleh keris khas Sumenep dari tempat yang sudah disediakan dan langsung dari para pengrajin,” ujarnya.
Selain menyediakan akses pemasaran, pemerintah juga berencana memberikan edukasi kepada OPD mengenai karakteristik keris yang menjadi ciri khas Sumenep. Edukasi tersebut dinilai penting agar seluruh instansi memiliki pemahaman yang sama mengenai produk budaya yang akan dipromosikan.
Melalui langkah tersebut, Pemkab Sumenep berharap keris tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga mampu memberikan nilai ekonomi bagi para empu dan pengrajin sekaligus memperkuat branding Sumenep sebagai pusat budaya keris di Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....