Kemenag Sumenep Lolos Penilaian Internal, KUA Lenteng Ajak Pegawai Dukung WBBK
- 22 Jun 2026 12:51 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Komitmen mewujudkan birokrasi yang bersih dan berintegritas terus diperkuat jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep. Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lenteng, Zainori, mengajak seluruh pegawai untuk bersama-sama mendukung Kemenag Sumenep meraih predikat Wilayah Birokrasi Bebas dari Korupsi (WBBK).
Ajakan tersebut disampaikan Zainori saat memimpin amanah apel pagi di lingkungan KUA Kecamatan Lenteng, Senin 22 Juni 2026. Menurutnya, keberhasilan Kemenag Sumenep lolos penilaian Tim Penilai Internal (TPI) menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat integritas dan kualitas pelayanan publik.
Zainori menjelaskan, berdasarkan Surat Inspektur Jenderal Kementerian Agama Nomor R.513/IJ/PS.00/06/2026 tentang Laporan Hasil Evaluasi Pembangunan Zona Integritas di Lingkungan Kementerian Agama Tahun 2026, Kemenag Sumenep dinyatakan memenuhi syarat untuk diusulkan kepada Tim Penilai Nasional (TPN) guna mengikuti tahapan penilaian berikutnya menuju predikat WBBK.
“Capaian ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus amanah bagi kita semua. Perjuangan menuju WBBK bukan hanya tugas pimpinan, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Agama, termasuk di KUA Kecamatan Lenteng,” ujar Zainori.
Ia menegaskan, pembangunan Zona Integritas tidak hanya sebatas memenuhi aspek administrasi, melainkan harus diwujudkan melalui perubahan budaya kerja, peningkatan disiplin, integritas, serta komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Karena itu, seluruh jajaran KUA Lenteng diminta terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan publik sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program reformasi birokrasi yang dijalankan Kementerian Agama.
“Setiap pekerjaan yang kita lakukan, setiap pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat, merupakan bagian dari upaya bersama menuju Kemenag yang lebih profesional, transparan, dan berintegritas,” katanya.
Menurut Zainori, predikat WBBK bukan sekadar penghargaan, tetapi merupakan komitmen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi. Melalui semangat kebersamaan dan integritas yang kuat, ia berharap seluruh pegawai dapat terus menghadirkan pelayanan keagamaan yang berkualitas bagi masyarakat.
“Menuju WBBK adalah amanah bersama. Mari kita buktikan melalui kinerja dan pelayanan terbaik bahwa Kementerian Agama hadir dengan nilai integritas dan profesionalitas,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....