Tiga UPT Pemasyarakatan Gotong Royong Bedah Rumah Warga
- 18 Jun 2026 19:50 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Komitmen pemasyarakatan untuk hadir dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan bedah rumah milik warga kurang mampu di Desa Nyalabu Daya, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Kamis, 18 Juni 2026.
Kegiatan sosial tersebut merupakan kolaborasi antara Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan, dan Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan. Sasaran bantuan adalah rumah milik Misnaya, warga setempat yang membutuhkan hunian lebih layak untuk ditempati bersama keluarganya.
Melalui semangat gotong royong, jajaran pemasyarakatan di Madura bahu-membahu melakukan perbaikan rumah agar menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan sehat.
Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep, Aditya Wahyu Rahmadani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, dalam mewujudkan slogan “Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat.”
“Kegiatan bedah rumah ini merupakan wujud nyata kepedulian insan pemasyarakatan kepada masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan hadir dan memberikan manfaat secara langsung, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Aditya.
Menurutnya, tugas pemasyarakatan tidak hanya terbatas pada pembinaan warga binaan dan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu warga yang membutuhkan.
“Pemasyarakatan tidak boleh hanya dipandang sebagai institusi yang bekerja di balik tembok. Kami ingin hadir di tengah masyarakat, mendengar kebutuhan mereka, dan berupaya memberikan kontribusi nyata melalui berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat,” katanya.
Aditya menambahkan, kolaborasi antar-UPT Pemasyarakatan di Madura menjadi bukti kuat bahwa semangat kebersamaan dapat menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat.
“Semangat gotong royong dan kepedulian sosial inilah yang terus kami bangun. Dengan bersinergi, kami berharap semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat kehadiran pemasyarakatan,” tambahnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara institusi pemasyarakatan dengan warga.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memperkuat hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Ketika masyarakat merasakan manfaat secara langsung, maka kehadiran pemasyarakatan akan semakin dirasakan sebagai bagian dari solusi sosial di lingkungan sekitar,” ucap Aditya.
Program bedah rumah tersebut tidak hanya memberikan bantuan berupa perbaikan fisik bangunan, tetapi juga menjadi simbol kepedulian dan kehadiran negara melalui insan pemasyarakatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dengan semangat “Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat,” jajaran pemasyarakatan di Madura berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang berdampak positif dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....