Jaga Stabilitas Harga Pokok, Pemkab Sumenep Luncurkan Warung Inflasi
- 16 Jun 2026 20:26 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep menyiapkan program Warung Inflasi sebagai strategi jangka panjang untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah.
Program tersebut akan melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD Sumekar sebagai penyedia berbagai komoditas strategis dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, mengatakan pihaknya telah melakukan survei lokasi dan merencanakan pembukaan Warung Inflasi di kawasan Pasar Anom.
"Ke depan kami akan melibatkan PD Sumekar untuk membentuk Warung Inflasi yang menyediakan beras dan komoditas lainnya dengan harga yang stabil," katanya. Selasa, 16 Juni 2026.
Selain itu, pemerintah juga akan memperkuat kerja sama antardaerah untuk menjaga pasokan komoditas tertentu, seperti cabai dan bahan pangan strategis lainnya.
Dadang menambahkan, pemerintah juga tengah mengkaji kemungkinan pemberian subsidi transportasi untuk wilayah kepulauan guna menekan biaya distribusi barang.
Di tengah kondisi inflasi yang masih berada di kisaran 5 persen, masyarakat diminta untuk tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kenaikan harga di pasaran.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak panic buying. Pemerintah akan memastikan stok dan distribusi kebutuhan pokok tetap tersedia dan aman," ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan agar stabilitas harga tetap terjaga.
"Inflasi harus dikendalikan agar tetap stabil. Yang penting bukan inflasinya terlalu rendah atau terlalu tinggi, tetapi bagaimana kondisi harga tetap terkendali dan daya beli masyarakat tetap terjaga," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....