Tekan Inflasi, Pemkab Sumenep Gencarkan Operasi Pasar dan Gerakan Pangan Murah

  • 16 Jun 2026 20:23 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep terus melakukan berbagai langkah untuk mengendalikan inflasi, salah satunya melalui operasi pasar, gerakan pangan murah dan bantuan pangan kepada masyarakat.

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta memastikan stok komoditas tetap tersedia di pasaran.

"Kami bersama Bulog, BPS dan stakeholder terkait terus melakukan berbagai upaya pengendalian inflasi, salah satunya melalui operasi pasar, gerakan pangan murah dan bantuan pangan," ujarnya, Selasa, 16 Juni 2026.

Menurutnya, salah satu komoditas yang saat ini menjadi perhatian adalah minyak goreng. Pasalnya, harga minyak goreng di sejumlah tempat masih dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Pemkab Sumenep bersama Bulog dan Dinas Koperasi UKM dan Perindag menjalankan program Teras Inflasi di sejumlah pasar.

"Kami berupaya menyediakan minyak goreng dengan harga sesuai HET untuk membantu masyarakat dan menekan harga di pasaran," kata Dadang.

Program tersebut telah dilaksanakan di Pasar Anom serta sejumlah pasar di tingkat kecamatan. Meski kuota distribusi minyak goreng dari Bulog hanya sekitar 15 persen, pemerintah optimistis program tersebut dapat membantu menjaga stabilitas harga.

Selain itu, tim pengendali inflasi daerah juga rutin melakukan pemantauan harga dan stok kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional, terutama menjelang hari besar keagamaan.

"Yang terpenting adalah memastikan distribusi dan ketersediaan barang tetap aman sehingga tidak terjadi gejolak harga," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....