Sekolah Luar Biasa Cinta Ananda Dahulukan Asesmen pada Penerimaan Murid Baru

  • 06 Jun 2026 12:22 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep- Menjelang tahun ajaran baru, SLB Cinta Ananda Sumenep mulai mempersiapkan penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari TKLB, SDLB, SMPLB hingga SMALB. Dalam proses penerimaannya, sekolah menerapkan asesmen awal guna mengetahui kondisi dan kebutuhan masing-masing calon peserta didik berkebutuhan khusus.

Kepala Sekolah SLB Cinta Ananda Maulidini Triswati menjelaskan, sebagian besar siswa di SLB Cinta Ananda melanjutkan pendidikan secara berjenjang dari tingkat sebelumnya. Namun, bagi calon siswa baru, sekolah terlebih dahulu melakukan identifikasi dan asesmen sebelum menentukan layanan pendidikan yang sesuai.

"Anak-anak yang masuk ke sekolah kami tidak langsung ditempatkan di kelas. Kami melakukan asesmen terlebih dahulu untuk mengetahui hambatan yang dimiliki, perkembangan emosi, serta kemampuan lainnya," ujarnya.

Menurutnya, hasil asesmen menjadi dasar dalam menentukan apakah anak sudah siap mengikuti pembelajaran di kelas atau masih memerlukan program intervensi dini secara individual. Program tersebut bertujuan membantu anak mengembangkan kemampuan dasar sebelum mengikuti proses belajar mengajar secara penuh.

Selain itu, pihak sekolah menegaskan bahwa sistem pendidikan di SLB tidak berbeda jauh dengan sekolah reguler. Proses pembelajaran telah menerapkan Kurikulum Merdeka dan dilaksanakan sesuai jenjang pendidikan yang berlaku secara nasional.

"Kami juga menerapkan Kurikulum Merdeka seperti sekolah lainnya. Siswa yang lulus akan memperoleh ijazah sesuai jenjang yang ditempuh, baik TK, SD, SMP maupun SMA," katanya.

Meski demikian, hingga kini masih terdapat anggapan di masyarakat bahwa SLB hanya diperuntukkan bagi anak-anak yang dianggap tidak mampu berkembang. Pandangan tersebut dinilai perlu diluruskan karena setiap anak berkebutuhan khusus memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui layanan pendidikan yang tepat.

"Masih ada masyarakat yang beranggapan anak yang sekolah di SLB adalah anak yang sudah tidak bisa apa-apa. Padahal dengan penanganan yang tepat, mereka dapat berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya," ungkapnya.

Ia menambahkan, pendidikan di SLB tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pengembangan keterampilan, kemandirian, dan kemampuan sosial peserta didik. Dengan dukungan guru dan program yang sesuai kebutuhan, anak-anak berkebutuhan khusus memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Melalui PPDB tahun ajaran baru ini, SLB Cinta Ananda berharap semakin banyak orang tua memahami pentingnya asesmen dan penanganan dini bagi anak berkebutuhan khusus sehingga mereka dapat memperoleh layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensinya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....