BMKG Prediksi Hujan Lokal Masih Berpeluang Terjadi di Madura

  • 02 Jun 2026 22:25 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Meski seluruh wilayah Madura telah memasuki musim kemarau sejak Mei 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Trunojoyo Sumenep menyebut peluang hujan lokal masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Kepala BMKG Trunojoyo Sumenep, Ari Widjajanto, menjelaskan suhu permukaan laut di sekitar Madura yang masih hangat menjadi salah satu faktor pemicu pertumbuhan awan hujan, terutama jika kecepatan angin timuran melemah.

“Laut di sekitar Madura relatif hangat. Jika angin timuran melambat sedikit saja, maka potensi pertumbuhan awan konvektif cukup besar dan dapat memicu hujan lokal,” ujarnya. Selasa 2 Juni 2026.

BMKG memprakirakan hujan berpotensi terjadi pada awal Juni, meskipun sifatnya tidak merata dan hanya terjadi di beberapa wilayah tertentu.

Ari berharap kondisi tersebut tidak mengganggu aktivitas petani garam maupun petani tembakau yang saat ini mulai memasuki masa produksi.

“Kami berharap hujan yang mungkin terjadi bersifat ringan dan tidak berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat, khususnya sektor pertanian dan pergaraman,” katanya.

BMKG akan terus memantau perkembangan atmosfer dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat apabila terdapat potensi cuaca yang perlu diwaspadai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....