Perkuat Literasi di Wilayah Kepulauan, SDN Kangayan II Resmikan Perpustakaan Rama

  • 30 Mei 2026 08:16 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID Sumenep - SDN Kangayan II, Dusun Kayuwaru, Desa Kangayan, Kecamatan Kangayan, resmi membuka Program Perpustakaan Ramah Anak Nasional. Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya literasi anak di wilayah kepulauan yang selama ini memiliki tantangan akses pendidikan dan bahan bacaan.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan dihadiri oleh komite sekolah, dewan guru, wali murid, serta pendamping Program Perpustakaan Ramah Anak Nasional.

Kepala SDN Kangayan II, Hairul Alim, dalam sambutannya menyampaikan bahwa hadirnya perpustakaan ramah anak diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca siswa, tetapi juga memperkaya perbendaharaan kata dan kemampuan literasi mereka secara menyeluruh.

Menurutnya, anak-anak perlu didorong untuk memahami isi bacaan, bukan sekadar mampu membaca teks. Ia juga mengaitkan pentingnya budaya membaca dengan ajaran Islam melalui wahyu pertama yang diterima Nabi Muhammad SAW, yakni perintah membaca, Iqra’.

“Kami berharap fasilitas dari pemerintah ini benar-benar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh guru, pustakawan, dan seluruh warga sekolah demi perkembangan anak-anak,” ujarnya, Sabtu 30 Mei 2026.

Dalam kesempatan itu, Hairul Alim juga memperkenalkan nama perpustakaan SDN Kangayan II sebagai "Jembatan Ilmu". Nama tersebut menjadi simbol harapan agar perpustakaan dapat menjadi penghubung bagi siswa dalam meraih pengetahuan dan masa depan yang lebih baik.

“Semoga menjadi jembatan bagi anak-anak kami untuk meraih kesuksesan. Aamiin ya rabbal aalamiin,” katanya.

Sementara itu, Pendamping Program Perpustakaan Ramah Anak Nasional, Englan Andi Asis, menyampaikan bahwa perpustakaan ramah anak diharapkan menjadi ruang yang mampu menumbuhkan semangat membaca sekaligus menggali bakat dan minat siswa di daerah kepulauan.

Menurutnya, budaya membaca merupakan jembatan penting untuk membuka wawasan dan memperoleh ilmu pengetahuan yang berguna bagi kehidupan pribadi maupun masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan bersama dari tenaga pendidik, orang tua, wali murid, dan komite sekolah dalam membangun kebiasaan membaca anak-anak.

“Pendampingan membaca tidak cukup dilakukan di ruang perpustakaan saja, tetapi juga harus hadir di lingkungan keluarga dan rumah,” ucapnya.

Melalui hadirnya Program Perpustakaan Ramah Anak Nasional ini, SDN Kangayan II berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih ramah, memperkuat budaya baca di wilayah kepulauan, serta menghadirkan ruang literasi yang menyenangkan bagi anak-anak.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....