Pendidikan Anak di Era Digital, Orang Tua Diminta Perkuat Spiritual dan Karakter
- 24 Mei 2026 09:41 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, orang tua diingatkan untuk tidak hanya fokus pada kemampuan akademik anak, tetapi juga memperkuat fondasi spiritual, akhlak, dan karakter sebagai bekal menghadapi era digital.
Hal tersebut disampaikan dalam sambutan Ketua Pembina Yayasan Bina Cendekia Agus Priyandoko bctt., yang menyoroti tantangan pendidikan anak di zaman digitalisasi. Menurutnya, anak-anak saat ini tumbuh di lingkungan yang sangat dekat dengan teknologi sehingga membutuhkan pendampingan yang lebih kuat dari keluarga.
“Anak-anak kita adalah generasi yang lahir dan tumbuh di era digital. Karena itu yang harus diperkuat pertama adalah spiritualnya, akidahnya, dan karakter dirinya,” ujarnya, pada acara Akhirussanah KBIT Angkatan XIV dan TKIT Angkatan XVI PAUD IT Bina Cendekia Sumenep, pada Minggu 24 Mein2026.
Ia mengutip pandangan Imam Ghazali bahwa anak merupakan amanah yang harus dijaga dan dididik dengan kemuliaan. Orang tua memiliki peran besar dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara iman.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga berpesan kepada para wali murid agar tetap melanjutkan pendidikan dan pembinaan setelah anak kembali dari lingkungan sekolah.
Menurutnya, keberhasilan orang tua bukan semata diukur dari capaian pribadi, melainkan dari bagaimana anak-anak tumbuh menjadi generasi saleh yang membawa manfaat bagi keluarga dan masyarakat.
Ia turut menyampaikan ilustrasi tentang pentingnya amal jariyah dan doa anak saleh sebagai investasi akhirat. Pesan itu menjadi pengingat bahwa pendidikan anak merupakan bagian dari bekal jangka panjang bagi orang tua.
Selain itu, era digital disebut sebagai peluang sekaligus tantangan. Teknologi dapat menjadi sarana kebaikan apabila digunakan secara tepat, namun juga dapat membawa dampak negatif jika tanpa pengawasan dan pendidikan yang baik.
Karena itu, orang tua diajak untuk terus membiasakan anak menjalankan ibadah, membaca Al-Qur’an, belajar dengan disiplin, serta membatasi penggunaan gawai dan permainan yang berlebihan.
Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh orang tua untuk membangun hubungan yang penuh kasih sayang dengan anak agar rumah menjadi tempat yang nyaman untuk tumbuh dan belajar.
“Semoga anak-anak kita menjadi generasi yang saleh, berilmu, berakhlak mulia, dan kelak mampu memberikan kontribusi besar bagi agama, bangsa, dan negara,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....