Stok Garam Petani Sumenep Masih Menumpuk, Penyerapan Dinilai Belum Maksimal

  • 23 Mei 2026 08:32 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Stok garam produksi petani di Kabupaten Sumenep hingga kini masih tersimpan di gudang penyimpanan warga karena penyerapan oleh perusahaan dinilai belum berjalan maksimal.

Kepala Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget, Abdul Hayat mengatakan, sisa produksi garam tahun 2025 masih cukup banyak berada di tangan petani, terutama selama musim penghujan ketika aktivitas penyerapan perusahaan cenderung menurun.

“Stok garam tahun kemarin masih banyak tersisa karena penyerapan belum maksimal,” ujarnya. Jum'at 22 Mei 2026.

Menurutnya, perusahaan besar biasanya mulai melakukan pembelian garam rakyat pada Agustus bersamaan dengan meningkatnya produksi saat musim kemarau.

Namun, petani berharap penyerapan tidak hanya dilakukan pada musim tertentu agar perputaran ekonomi masyarakat penggaram tetap berjalan stabil sepanjang tahun.

“Harapan kami perusahaan bisa melakukan penyerapan tanpa harus menunggu musim tertentu,” katanya.

Abdul Hayat menjelaskan, sebagian petani memang sengaja menyimpan hasil produksi garam untuk dijual pada musim penghujan dengan harapan harga jual lebih tinggi dibanding saat panen raya.

Selain faktor harga, penyimpanan garam juga membuat kadar air dalam garam menjadi lebih rendah sehingga kondisi garam lebih kering.

Di sisi lain, para petani kini mulai melakukan persiapan lahan produksi garam meski cuaca belum sepenuhnya mendukung karena musim kemarau masih berlangsung tidak menentu.

“Petani sudah mulai menyiapkan lahan, walaupun cuaca saat ini masih belum stabil,” ucapnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....