Kemenag Sumenep: Syukur dan Ikhlas Jadi Kunci Kebahagiaan Menurut Islam
- 22 Mei 2026 13:52 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Kebahagiaan dalam Islam dinilai tidak hanya diukur dari harta, jabatan, maupun kemewahan dunia. Kebahagiaan sejati disebut lahir dari hati yang tenang, rasa syukur, serta kedekatan seorang hamba dengan Allah SWT.
Hal itu disampaikan Ustadzah Khairotunnisak, Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep. Menurutnya, rahasia hidup bahagia sesungguhnya sederhana, yakni dengan bersyukur dan menerima setiap takdir yang telah ditetapkan Allah SWT.
Ia menjelaskan, setiap orang tentu menginginkan kehidupan yang tenang, aman, dan damai. Namun dalam kehidupan sehari-hari, tidak sedikit orang yang merasa kurang bahagia karena sering membandingkan kehidupannya dengan orang lain yang dianggap lebih berhasil.
Menurutnya, kondisi tersebut sering membuat seseorang lupa mensyukuri berbagai nikmat yang telah dimiliki. Padahal, Allah SWT telah memberikan petunjuk mengenai kunci kebahagiaan melalui sikap syukur dan keikhlasan menerima ketetapan-Nya.
Ustadzah Khairotunnisak menambahkan bahwa makna syukur tidak hanya sebatas mengucapkan kalimat Alhamdulillah, tetapi juga mengakui bahwa seluruh nikmat berasal dari Allah SWT dan memanfaatkannya secara baik.
Ia mencontohkan nikmat penglihatan yang digunakan untuk hal positif, seperti membaca Al-Qur’an, serta berbagai nikmat lain yang dapat dimanfaatkan untuk memberi manfaat kepada sesama.
| Baca juga: PMAAS Perdana Dimulai di Dasuk |
Dalam Al-Qur’an Surah Ibrahim ayat 7, dijelaskan bahwa Allah SWT menjanjikan tambahan nikmat bagi hamba yang bersyukur. Menurutnya, tambahan nikmat tersebut tidak hanya berupa materi atau harta, tetapi juga ketenangan hati, kesehatan, keberkahan, dan kemudahan menjalani kehidupan.
Sebaliknya, seseorang yang kurang mensyukuri nikmat yang dimiliki dapat merasa hidupnya sempit, berat, dan tidak pernah merasa cukup meskipun memiliki banyak hal.
Ustadzah Khairotunnisak menegaskan, ketika seseorang mampu mensyukuri segala nikmat yang diberikan Allah SWT, maka akan tumbuh rasa cukup dan keyakinan bahwa setiap ketetapan yang diterima merupakan yang terbaik dalam kehidupannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....