Kisah Rike, Peserta JKN di Sumenep Rasakan Manfaat Prolanis

  • 18 Mei 2026 12:53 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memberikan manfaat nyata bagi peserta dalam menjaga kesehatan secara berkala. Hal tersebut dirasakan langsung oleh Rike Eka Aridama (45), seorang Aparatur Sipil Negara (PNS) di Kabupaten Sumenep yang telah menjadi peserta JKN selama kurang lebih sepuluh tahun.

Awalnya, Rike terdaftar sebagai peserta JKN melalui kepesertaan suaminya. Setelah diangkat menjadi PNS, Rike kemudian terdaftar sebagai peserta secara mandiri terpisah dengan suaminya dan terus aktif memanfaatkan layanan kesehatan yang dijamin oleh Program JKN.

“Menurut saya, menjadi peserta JKN itu sangat penting karena memberikan rasa aman. Saat membutuhkan pelayanan kesehatan, kita tidak perlu khawatir memikirkan biaya karena semuanya sudah terjamin sesuai ketentuan,” ujar Rike.

Rike menceritakan, dirinya telah mengikuti Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Kalianget selama kurang lebih tiga tahun. Rike mulai bergabung Prolanis setelah di diagnosis hipertensi dengan tekanan darah yang sempat mencapai angka 160 mmHg.

Kondisi tersebut sempat membuatnya cemas, terlebih ia harus mengonsumsi obat secara rutin. Rike mengaku sempat khawatir konsumsi obat dalam jangka panjang dapat berdampak pada kesehatan ginjalnya.

“Saya sempat takut karena harus minum obat terus-menerus. Saya khawatir akan berdampak pada ginjal, tetapi setelah mengikuti Prolanis saya merasa lebih tenang karena setiap pertemuan kesehatan saya diperiksa secara menyeluruh, termasuk pemeriksaan fungsi ginjal melalui pengecekan urine,” kata Rike.

Melalui pemantauan rutin, kondisi kesehatan Rike terus membaik. Tekanan darahnya kini berada pada kisaran 120 mmHg setelah disiplin mengonsumsi obat dan rutin mengikuti kegiatan Prolanis.

“Alhamdulillah sekarang tekanan darah saya sudah stabil. Saya juga bersyukur hasil pemeriksaan menunjukkan ginjal saya sehat,” ungkapnya.

Kegiatan Prolanis di Puskesmas Kalianget dilaksanakan satu bulan sekali dan meliputi pemeriksaan kesehatan, edukasi, hingga aktivitas fisik seperti senam bersama. Selama mengikuti program tersebut, Rike tidak pernah dikenakan biaya.

“Semua layanan gratis. Saya sangat terbantu karena bisa terus memantau kesehatan secara berkelanjutan,” ujar Rike.

Selain Prolanis, Rike sering memanfaatkan Program JKN untuk pemeriksaan Kesehatan. Rike pernah manfaatkan JKN untuk pemeriksaan mata dan pengobatan rutin bagi buah hatinya yang terdiagnosis epilepsi dan Autism Spectrum Disorder (ASD).

Rike berharap BPJS Kesehatan terus menghadirkan inovasi layanan yang semakin memudahkan peserta, khususnya bagi penyandang disabilitas. Harapan tersebut ia sampaikan karena anaknya yang mengalami ASD masih menghadapi kendala saat mengakses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan.

“Harapan saya BPJS Kesehatan bisa menghadirkan layanan khusus bagi peserta disabilitas. Anak saya sering mengalami kesulitan saat harus datang ke fasilitas kesehatan, sehingga inovasi yang lebih memperhatikan kebutuhan peserta disabilitas sangat dibutuhkan,” tutup Rike.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....