Siswa SDN Pajagalan II Belajar Sejarah di Keraton Sumenep

  • 09 Mei 2026 12:46 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Puluhan murid kelas 5 SDN Pajagalan II Sumenep mengikuti pembelajaran kokurikuler berbasis budaya daerah dengan mengunjungi Museum Keraton Sumenep, Sabtu 9 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan tema kebudayaan daerah dan kearifan lokal yang dipadukan dengan pembelajaran lintas mata pelajaran.

Dalam kunjungan edukatif itu, murid diajak mengenal sejarah dan budaya Madura secara langsung melalui pengamatan benda-benda bersejarah serta penjelasan dari pemandu museum.

Guru kelas 5A, Suryanti Novi Andriyana, mengatakan sebelum berangkat murid telah dibekali arahan agar tertib selama berada di museum, aktif bertanya, mencatat informasi penting, dan menyimak penjelasan narasumber dengan saksama.

“Mereka kami ingatkan agar fokus belajar, menyimak, dan mencatat hal-hal penting yang disampaikan narasumber di museum,” ujar Suryanti Novi Andriyana.

Rombongan siswa berjalan kaki dari sekolah menuju museum karena lokasi yang berdekatan. Setibanya di area museum, pemandu wisata terlebih dahulu menjelaskan tata tertib kunjungan, termasuk larangan menyentuh benda-benda bersejarah yang rentan rusak.

Pemandu wisata museum, Aldi, memperkenalkan berbagai koleksi sejarah kepada para siswa, mulai dari foto raja-raja Sumenep hingga deretan foto bupati Sumenep dari masa ke masa.

“Di sini terdapat foto raja-raja Sumenep sejak masa awal hingga foto bupati Sumenep dari pertama sampai sekarang,” kata Aldi saat memberikan penjelasan kepada murid.

Selain mengunjungi museum utama, siswa juga diajak memasuki area keraton untuk melihat koleksi benda bersejarah lainnya, seperti cermin kuno, senjata tradisional, pakaian adat, dan berbagai peninggalan kerajaan. Rombongan guru dan murid juga menyempatkan berfoto bersama di area dalam Labhang Mesem.

Kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi rumah panyepen, yang disebut sebagai rumah asli raja Sumenep untuk bersemedi. Setelah itu, siswa melihat area inti keraton yang memiliki kamar istirahat tertutup dan hanya dapat disaksikan dari balik jendela.

Di akhir kunjungan, para siswa diajak menuju Taman Sare, pemandian keluarga kerajaan Sumenep yang masih terawat dan asri. Suasana tersebut menjadi salah satu bagian yang paling diminati murid karena mereka dapat menikmati lingkungan taman sambil memberi makan ikan di area pemandian.

Guru SDN Pajagalan II Sumenep, Ali Harsojo, menilai pembelajaran kontekstual melalui kunjungan langsung mampu memberikan pengalaman yang lebih bermakna bagi siswa dibandingkan pembelajaran di dalam kelas.

“Anak-anak sangat senang belajar sambil berwisata. Mereka memperoleh pengalaman langsung melihat benda bersejarah sekaligus mendengarkan penjelasan narasumber,” ujar Ali Harsojo.

Melalui kegiatan tersebut, sekolah berharap siswa semakin mengenal sejarah dan budaya Madura, khususnya Kabupaten Sumenep, sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah sejak usia dini.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....