Riya’ hingga Hasad, Penyakit Hati yang Harus Diwaspadai
- 08 Mei 2026 06:50 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Menjaga kebersihan hati menjadi kunci utama dalam menentukan kualitas hidup manusia, baik dari sisi spiritual maupun sosial. Dalam ajaran Islam, hati diibaratkan sebagai pusat kendali seluruh perilaku manusia.
Hal tersebut sebagaimana disampaikan dalam hadis sahih Rasulullah SAW, bahwa di dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging yang jika baik, maka baik pula seluruh anggota badan. Namun jika rusak, maka rusak pula seluruhnya. Segumpal daging itu adalah hati.
Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, Ustad Holis, menjelaskan bahwa hati yang bersih akan membawa ketenangan, kebahagiaan, serta menjauhkan seseorang dari berbagai penyakit hati seperti iri, sombong, dan riya’.
“Di antara penyakit hati yang harus diwaspadai adalah riya’, yaitu melakukan amal bukan karena Allah SWT, melainkan ingin mendapatkan pujian dari orang lain,” ujarnya, Jum'at 8 Mei 2026.
Selain riya’, penyakit hati lain yang perlu dihindari adalah hasad atau iri dengki. Menurutnya, sifat tersebut membuat seseorang tidak senang melihat kebahagiaan orang lain, bahkan bisa menimbulkan dendam.
Ia mengingatkan, Rasulullah SAW bersabda bahwa sifat hasad dapat menghapus pahala kebaikan sebagaimana api yang membakar kayu bakar.
Lebih lanjut, Ustad Holis juga menyoroti sifat sombong sebagai penyakit hati yang berbahaya. Ia mencontohkan kisah Iblis yang menolak bersujud kepada Nabi Adam AS karena merasa lebih mulia, hingga akhirnya diturunkan derajatnya oleh Allah SWT.
“Sombong ini sangat berbahaya karena bisa menutup hati dari kebenaran,” katanya.
Tak kalah penting, masyarakat juga diimbau untuk menghindari sifat su’udzon atau berburuk sangka. Dalam Al-Qur’an, umat Islam diperintahkan untuk menjauhi prasangka buruk karena sebagian dari prasangka tersebut merupakan dosa.
Sebaliknya, umat dianjurkan untuk mengedepankan husnuzzan atau berbaik sangka, yang dapat membawa ketenangan dan mempererat hubungan sosial.
Ustad Holis menegaskan, menjaga hati dari berbagai penyakit tersebut menjadi bagian penting dalam menjalani kehidupan yang lebih baik dan bermakna.
“Jangan sampai hati kita terkotori oleh riya’, hasad, sombong, dan su’udzon, karena itu semua bisa merusak amal dan kehidupan kita,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....