Puncak Hardiknas 2026 di Sumenep Meriah dengan Budaya dan Bahasa Madura

  • 07 Mei 2026 15:22 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep menggelar perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan menonjolkan kearifan lokal di SMAN 2 Sumenep, Kamis 7 Mei 2026.

Acara berlangsung meriah dengan penampilan musik tong-tong, tari topeng, dan tari muang sangkal yang dibawakan oleh siswa. Dalam momentum tersebut, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Sumenep, Rusliy, meluncurkan program "Satu Hari Berbahasa Madura Enggi Bhunten" serta melantik Komunitas Pena Guru Nusantara.

Rusliy menekankan bahwa proses mendidik siswa tidak hanya soal transfer ilmu pengetahuan di dalam kelas, tetapi harus didasari oleh ketulusan rasa. Menurutnya, pendekatan emosional antara guru dan murid menjadi kunci keberhasilan pendidikan karakter.

"Mari didik anak-anak kita dengan hati nurani dan kasih sayang yang tulus, ini penting jadi pedoman kita semua," katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa prestasi akademik yang diraih siswa harus berbanding lurus dengan kepribadian yang baik. Baginya, hasil akhir dari sebuah sistem pendidikan yang berkualitas adalah lahirnya generasi yang memiliki integritas dan budi pekerti luhur.

"Suksesnya pendidikan itu ketika prestasi dan karakter anak-anak menjadi karakter yang positif," ujarnya.

Terkait peluncuran program bahasa daerah, Rusliy menyebut hal ini sebagai langkah antisipasi terhadap mulai jarinya penggunaan bahasa Madura halus di kalangan generasi muda. Program tersebut akan melibatkan praktisi dan komunitas pelestari bahasa daerah di lingkungan sekolah.

Langkah ini diambil agar identitas budaya lokal tetap terjaga di tengah perkembangan zaman yang masif. Rusliy berharap setiap sekolah konsisten menerapkan hari berbahasa daerah tersebut sebagai wujud nyata pelestarian sastra ibu di Kabupaten Sumenep.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....