Pemkab Sumenep Perkuat Strategi Pelestarian Cagar Budaya Berbasis Kolaborasi
- 05 Mei 2026 22:09 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya dalam menjaga dan merawat cagar budaya sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas daerah. Upaya tersebut dipandang penting untuk mempertahankan nilai-nilai sejarah di tengah arus modernisasi.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan bahwa pelestarian cagar budaya bukan sekadar menjaga benda bersejarah, tetapi juga mempertahankan jati diri masyarakat Sumenep.
“Cagar budaya merupakan warisan yang memiliki nilai penting, baik dari sisi sejarah, pendidikan, hingga kebudayaan. Ini harus kita jaga bersama,” ujarnya saat pelantikan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) di Pendopo Agung Keraton, Selasa 5 Mei 2026.
Menurutnya, langkah pelestarian harus dilakukan secara sistematis, dimulai dari pendataan objek yang berpotensi menjadi cagar budaya, penetapan status, hingga perlindungan dan pemanfaatan secara berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa Sumenep tidak boleh kehilangan jejak sejarahnya, mengingat warisan budaya menjadi bagian penting dalam membangun karakter dan identitas daerah.
Untuk itu, pemerintah daerah mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga dan merawat cagar budaya. Fauzi menilai, keberhasilan pelestarian sangat bergantung pada kesadaran publik.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya ini,” katanya.
Dalam mendukung langkah tersebut, Pemkab Sumenep mengoptimalkan peran Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) untuk melakukan kajian serta memberikan rekomendasi terhadap objek yang memiliki nilai penting, baik berupa benda, bangunan, struktur, situs, maupun kawasan.
Selain aspek perlindungan, pemerintah juga berupaya mengintegrasikan pelestarian cagar budaya dengan pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya, sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Kami ingin pelestarian ini tidak hanya menjaga, tetapi juga memberi nilai tambah, termasuk untuk pengembangan pariwisata,” ujarnya.
Dengan penguatan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Pemkab Sumenep optimistis pelestarian cagar budaya dapat berjalan secara berkelanjutan dan tetap terjaga sebagai warisan bagi generasi mendatang.
“Ini adalah tanggung jawab bersama agar warisan budaya tetap hidup dan menjadi kebanggaan daerah,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....