Gotong Royong Warga Sumenep Bangun Rumah Layak Huni Yatim
- 05 Mei 2026 21:58 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Pendekatan penanganan masalah sosial di Kabupaten Sumenep mulai mengarah pada model kolaboratif berbasis komunitas. Hal ini terlihat dalam pembangunan rumah layak huni bagi anak yatim piatu di Desa Billapora Reba, Kecamatan Lenteng, yang melibatkan berbagai elemen secara aktif.
Program tersebut tidak hanya digerakkan oleh pemerintah, tetapi juga melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), organisasi perangkat daerah, hingga partisipasi langsung masyarakat setempat melalui budaya gotong royong.
Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, yang turun langsung ke lokasi menilai, pendekatan seperti ini menjadi solusi efektif dalam menjawab persoalan sosial yang tidak bisa diselesaikan secara sektoral.
“Penanganan sosial tidak cukup hanya oleh pemerintah. Harus ada keterlibatan semua pihak agar dampaknya lebih luas dan berkelanjutan,” ujarnya, Selasa 5 Mei 2026.
Ia melihat, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan tersebut bukan sekadar membantu secara fisik, tetapi juga membangun rasa kepemilikan dan kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya anak yatim piatu.
Dalam konteks ini, pembangunan rumah layak huni diposisikan bukan hanya sebagai bantuan, melainkan sebagai gerakan sosial yang mengintegrasikan nilai kemanusiaan dan solidaritas warga.
“Yang terbangun bukan hanya rumah, tapi juga kepedulian masyarakat dalam memberikan pertolongan kepada sesama warga. Ini yang harus terus kita jaga,” katanya.
Menurutnya, model seperti ini berpotensi direplikasi di wilayah lain, terutama dalam menangani kelompok rentan yang membutuhkan intervensi cepat namun tetap melibatkan masyarakat secara aktif.
Pemerintah daerah pun membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk terlibat, baik melalui kontribusi dana maupun tenaga, sehingga program sosial tidak bergantung sepenuhnya pada anggaran pemerintah.
Dengan pendekatan tersebut, pembangunan tidak hanya menghasilkan output fisik, tetapi juga memperkuat kohesi sosial di tengah masyarakat.
“Kami ingin ini menjadi contoh bahwa persoalan sosial bisa diselesaikan bersama, dengan semangat kebersamaan,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....