BPRS Bhakti Sumekar Donasikan Buku, Perkuat Literasi SDN Pajagalan II Sumenep

  • 05 Mei 2026 20:23 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Upaya memperkuat budaya literasi di tingkat sekolah dasar di Kabupaten Sumenep mendapat dukungan baru. BPRS Bhakti Sumekar Sumenep menyalurkan donasi buku dan sarana perpustakaan senilai Rp5 juta untuk mendukung pengembangan Perpustakaan Ramah Anak Nasional SDN Pajagalan II Sumenep.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari penguatan program Taman Maca Asre Pajadu yang digagas sekolah sebagai ruang literasi anak berbasis kebiasaan membaca sejak dini.

Menurut Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Sumenep, Hairil Fajar,, penguatan literasi tidak cukup hanya dengan menyediakan fasilitas, tetapi juga membangun kebiasaan membaca yang konsisten di kalangan siswa.

“Anak-anak perlu dibiasakan membaca buku sejak dini. Membaca buku itu berbeda dengan layar gawai, karena lebih membantu daya ingat dan imajinasi,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pengalaman membaca buku fisik memiliki nilai edukatif yang lebih kuat dalam membentuk karakter dan daya pikir anak.

Sementara itu, Kepala SDN Pajagalan II Sumenep, Hudi Susila, mengatakan pengembangan perpustakaan ramah anak ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat sekolah.

Menurutnya, dukungan berupa buku dari BPRS Bhakti Sumekar, komite sekolah, guru, paguyuban kelas, dan wali murid menjadi penguat utama koleksi perpustakaan sekolah.

“Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak. Ini menjadi energi bersama untuk membangun budaya membaca di sekolah,” kata Hudi.

Program Taman Maca Asre Pajadu sendiri juga melibatkan siswa yang tergabung dalam Duta Baca, yaitu mereka yang aktif membaca buku fisik di sekolah maupun di rumah.

Selain penyerahan donasi, kegiatan peluncuran perpustakaan turut diisi dengan penampilan siswa, seperti dongeng, lagu anak, dan hadrah. Namun, fokus utama kegiatan ini diarahkan pada penguatan ekosistem literasi di lingkungan sekolah.

Guru SDN Pajagalan II, Ali Harsojo, juga menambahkan bahwa perpustakaan ke depan akan diintegrasikan dengan pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran.

"Dengan adanya dukungan lintas pihak ini, SDN Pajagalan II Sumenep menargetkan perpustakaan ramah anak tidak hanya menjadi ruang baca, tetapi juga pusat pengembangan karakter, kreativitas, dan budaya literasi siswa di era modern," sebut Ali Harsojo.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....