Ketimpangan Pendidikan di Kepulauan Sumenep Masih Tinggi

  • 04 Mei 2026 12:38 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Ketimpangan kualitas layanan pendidikan antara wilayah daratan dan kepulauan saat ini masih menjadi tantangan serius dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep hingga saat ini baik dari segi sarana dan prasarana hingga kualitas pendidikan.

Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep, Mulyadi mengungkapkan, terdapat satu kasus terjadi diwilayah Kepulauan Kangean, Dimana sekolah mengalami rusak berat hingg tidak bisa digunakan. akibatnya para siswa menumpang belajar dirumah warga setempat.

“Informasi yang kita dapat siswa siswi saat ini menumpang kepada rumah warga setempat untuk agar KBM terus berlanjut,” katanya, Senin, 4 Mei 2026.

Ia menegaskan, Kondisi ini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Meski diakui terdapat saat ini terdapat keterbatasan anggaran, bahkan ia menilia ada kemauan politik yang kuat untuk memastikan pemerataan kualitas pendidikan.

Selain persoalan infrastruktur, ketimbangan juga terjadi pada distribusi tenaga pendidik, Sekolah di Kepulauan kerap mengalami kekurangan tenaga pendidik.

“masih menjadi permasalahan klasik. Penempatan guru harus menyesuaikan dengan domisili agar lebih efektif, utamanya diwilayah kepualaun,” ujarnya.

Dewan Pendidikan mendorong adanya langkah konkret berupa pemerataan guru, percepatan rehabilitasi sekolah rusak, serta pengawasan yang lebih intensif agar kualitas pendidikan di kepulauan tidak semakin tertinggal dibanding wilayah daratan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....