Orang Tua Kunci Cetak Anak Cinta Al-Qur’an di Tasmi’ Akbar SDIT Al Hidayah
- 02 Mei 2026 09:26 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, KH. Abdul Wasid, M.Pd.I., menegaskan pentingnya peran orang tua dalam membentuk generasi yang mencintai Al-Qur’an saat memberikan tausiyah pada kegiatan Tasmi’ Akbar VII dan Wisuda Al-Qur’an XV SDIT Al Hidayah Sumenep.
Dalam sambutannya, ia mengawali dengan ungkapan syukur atas terselenggaranya acara yang dinilainya sebagai kegiatan mulia dan membanggakan. Menurutnya, keberhasilan anak-anak dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an merupakan capaian luar biasa di tengah tantangan zaman saat ini.
“Memiliki anak yang hafal Al-Qur’an adalah anugerah yang tidak ternilai. Di saat banyak anak masih kesulitan membaca Al-Qur’an, anak-anak ini justru mampu menghafalkannya,” ujarnya, Sabtu 2 Mei 2026.
Ia juga menyampaikan doa bagi para siswa dan orang tua agar terus istiqamah dalam mendampingi proses belajar Al-Qur’an. Abd. Wasid menekankan bahwa keberhasilan anak tidak lepas dari dukungan penuh keluarga, terutama orang tua.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa mendukung anak tidak cukup hanya dengan menyekolahkan, tetapi juga harus disertai perhatian, doa, dan keterlibatan aktif di rumah.
“Salah satu kekuatan terbesar adalah doa orang tua. Setiap selesai salat lima waktu, luangkan waktu untuk mendoakan anak agar menjadi ahli Al-Qur’an. Tidak harus menggunakan bahasa Arab, yang penting tulus dan konsisten,” katanya.
Selain doa, keteladanan orang tua juga dinilai sangat penting. Ia menegaskan bahwa anak-anak akan lebih mudah meneladani kebiasaan baik jika melihat langsung praktik tersebut di rumah.
“Kalau ingin anak soleh dan mencintai Al-Qur’an, maka yang harus diperbaiki terlebih dahulu adalah orang tuanya. Biasakan membaca Al-Qur’an di rumah, jadilah role model, bukan hanya menyuruh,” ucapnya tegas.
Ia juga menyoroti pentingnya menghargai peran para ustaz dan ustazah yang telah membimbing anak-anak dalam belajar Al-Qur’an. Menurutnya, proses mengajar Al-Qur’an membutuhkan kesabaran dan dedikasi tinggi, sehingga perlu dukungan penuh dari orang tua.
Dalam tausiyahnya, Abd. Wasid turut mengingatkan agar orang tua tidak hanya menuntut hasil, tetapi juga mendampingi proses anak dengan penuh kesabaran dan kasih sayang. Ia menekankan bahwa pembentukan karakter Qurani membutuhkan waktu dan konsistensi.
Kegiatan Tasmi’ Akbar VII dan Wisuda Al-Qur’an XV SDIT Al Hidayah Sumenep ini menjadi bukti nyata sinergi antara sekolah, orang tua, dan para pendidik dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak Qurani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....